Jawaban Quraish Shihab Ditanya Najwa Shihab Soal Virus Corona Tentara Allah dengan Tugas Khusus

Kepada Najwa Shihab yang juga putrinya sendiri, Quraish Shihab tidak sependapat pada mereka yang menilai virus corona sebagai siksa untuk manusia

Instagram @najwashihab
Quraish Shihab dan Najwa Shihab 

“Karena itu, abi juga tidak sependapat dengan mereka yang menamai virus-virus itu sebagai tentara-tentara Allah,” tuturnya.

Quraish Shihab lantas mengingatkan sejarah sakitnya Nabi Ayub.

Ia menyebut bahwa dalam Al-Quran surat Shad ayat 41, dijelaskan bahwa Nabi Ayub yang sekian lama sakit disebabkan gangguan setan.

وَاذْكُرْ عَبْدَنَا أَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الشَّيْطَانُ بِنُصْبٍ وَعَذَابٍ

Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika ia menyeru Tuhan-nya: “Sesungguhnya aku diganggu syaitan dengan kepayahan dan siksaan”.

Quraish Shihab dan Najwa Shihab
Quraish Shihab dan Najwa Shihab (Shihab & Shihab)

Cendekiawan muslim kelahiran Sulawesi Selatan 16 Februari 1944 itu menuturkan, Rasulullah SAW juga mengatakan bahwa thaun itu disebabkan oleh jin.

Karena itu, ayat dan hadis di atas yang menjelaskan bahwa penyakit atau wabah berasal dari setan (jin) bisa diartikan sebagai virus.

Ia mengingatkan, baik virus maupun setan serta jin sama-sama tersembunyi dan tidak bisa dilihat dengan kasat mata oleh penglihatan manusia.

Ulama yang pernah membawakan acara Tafsir Al Misbah di RCTI menegaskan pandangan sejumlah ulama, bahwa memaknai setan dan jin dalam ayat dan hadis di atas karena keduanya tersembunyi.

“Karena itu, kalau dia setan kita harus musuhi, kita harus hindari, dan kita harus perangi,” tutupnya.

Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru.(AFP/STR/CHINA OUT)
Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru.(AFP/STR/CHINA OUT) (AFP/STR/CHINA OUT)
Halaman
1234
Editor: Kharisma Tri Saputra
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved