Berani Tolak Soekarno, Menguak Kisah Gusti Noeroel yang Enggan Dipoligami Sang Proklamator

Segala sisi dari kehidupan Presiden Soekarno selalu saja mampu menarik perhatian orang-orang.Seolah setiap orang ingin lebih mengenal sosok yang sat

Editor: Moch Krisna
kolase wiken
Gusti Nurul, Sosok Perempuan Jawa Luar Biasa yang Pernah Tolak Cinta Bung Karno 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Segala sisi dari kehidupan Presiden Soekarno selalu saja mampu menarik perhatian orang-orang.

Seolah setiap orang ingin lebih mengenal sosok yang satu ini melalui berbagai kisah hidupnya.

Tak heran, pasalnya Presiden Soekarno memang merupakan sosok yang begitu fenomenal, khususnya bagi bangsa Indonesia.

Salah satu sisi kehidupannya yang kerap jadi perbincangan adalah tentang percintaannya.

Kita sudah sama-sama tahu jika semasa hidupnya Presiden Soekarno memiliki banyak istri yang mendampinginya.

Karena itu, kisah cinta Soekarno bersama para perempuan yang didekatnya masih menarik perhatian kita hingga kini.

Nah, salah satu kisah cinta Soekarno yang jarang diketahui adalah kisahnya bersama Gusti Noeroel.

Namanya mungkin tak terlalu familiar di telinga masyarakat Indonesia.

Meski ternyata, semangat dan pandangan hidup dari sosok putri keraton ini sangat menginspirasi untuk setiap generasi.

Bahkan hingga Gusti Noeroel meninggal dunia, semangatnya tetap bisa diadaptasi untuk perempuan generasi sekarang.

Gusti Noeroel adalah anak tunggal putra adipati Keraton Jawa Kota Solo, Praja Mangkunagaran, KGPAA Mangkoenagoro VII, dari permaisurinya, Gusti Kanjeng Ratu Timoer.

Namun, Gusti Noeroel bukanlah putri keraton biasa.

Gusti Nurul, Pesona Cantik Wanita Jawa, dari Sukarno Sampai Syahrir Pernah Menambatkan Hatinya Namun Pupus
 
Gusti Nurul, Pesona Cantik Wanita Jawa, dari Sukarno Sampai Syahrir Pernah Menambatkan Hatinya Namun Pupus

Kisahnya pun ada di museum Ullen Sentalu di Yogyakarta.

Foto-foto dan cerita tentang Gusti Noeroel yang dipaparkan dan dipampangkan memang sangat mengesankan.

Dari situ, pemberitaan tentang dirinya pun mulai dilirik oleh media massa internasional.

Sumber: Nova
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved