Proliga 2020

Resmi! Ajang Proliga 2020 Berakhir, Tak ada Final Four dan Grand Final Proliga 2020

Resmi! Ajang Proliga 2020 Berakhir, Tak ada Final Four dan Grand Final Proliga 2020

Editor: Slamet Teguh
PBVSI
Pertandingan Proliga Jakarta Pertamina Energi (JPE) vs Palembang Bank SumselBabel 

Resmi! Ajang Proliga 2020 Berakhir, Tak ada Final Four dan Grand Final Proliga 2020

TRIBUNSUMSEL.COM - Panitia Pelaksana (Panpel) Proliga 2020 secara resmi meniadakan pertandingan final four dan babak final bola voli kasta tertinggi di Indonesia ini pada musim 2020.

Setelah melalui rapat bersama, Direktur Proliga Hanny S Surkatty akhirnya memutuskan untuk meniadakan pertandingan final four dan babak final Proliga 2020 dengan pertimbangan pandemi virus corona (Covid-19).

Sehari sebelumnya, panpel Proliga memutuskan tetap bakal melanjutkan pertandingan final dour dan babak final, hanya saja tempat pelaksanaanya bakal dipindah ke Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan jadwal yang sama.

Setelah melewati proses kualifikasi, akhirnya empat klub dinyatakan lolos dan berhak melaju hingga ke babak final four.

Klub yang lolos ke babak empat besar Proliga 2020 adalah Jakarta BNI 46, Jakarta Pertamina Energi (JPE), Bhayangkara Surabaya Samator, dan Palembang Bank Sumsel Babel di kategori putra.

Sementara itu pada kategori putri, empat tim yang akan bertanding itu yaitu Jakarta Pertamina Energi, Bandung bjb Tandamata, Jakarta PGN Popsivo Polwan, dan Jakarta BNI 46.

Menanggapi hal ini, Hanny Surkatty mengatakan bahwa peniadaan pertandingan final four dan babak final sudah dibicarakan bersama masing-masing klub.

"Peniadaan ini sudah kami sampaikan kepada tim-tim yang sudah memastikan lolos ke final four, baik secara tertulis melalui surat maupun secara lisan," kata Hanny S. Surkatty sebagaimana keterangan tertulis yang diterima BolaSport.com.

Tak hanya itu, Hanny bahkan mengaku bahwa sebelumnya sudah menyampaikan surat pemberitahuan kepada masing-masing klub bahwa bahwa pertandingan dialihkan dan digelar ganpa penonton.

Namun, perhari ini Proliga 2020 secara resmi berakhir atau ditiadakan demi kenyamanan bersama.

"Perkembangan penyebaran virus corona yang meningkat dengan cepat adanya membuat kami meniadakan final four dan grand final," ucapnya.

Keputusan peniadaan itu diambil pun melalui pertimbangan yang luar biasa. Penghentian tersebut juga dilakukan karena adanya surat dari Federasi Bolavoli Internasional (FIVB), dan juga tidak adanya surat ijin dari pihak terkait.

“Makanya kami meniadakan pelaksanaan final four dan grand final Proliga 2020," ujar Hanny.

Di dalam surat yang disampaikan kepada peserta final four, disebutkan tiga hal ditiadakannya babak empat besar dan grand final.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved