Berita Pagaralam

Aktivitas Kegempaan Sekitar Pagaralam Mulai Turun, BMKG Tetap Minta Warga Waspada

PMG Ahli Muda BMKG, Stasiun Geofisika Kepahiang-Bengkulu, Sabar Ardiansyah menjelaskan, aktivitas kegempaan disekitaran patahan Pagaralam menurun

Istimewa
Tampak petugas BMKG Bengkulu yang terus memantau aktivitas kegempaan di kawasan Kota Pagaralam, Minggu (15/3/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-PMG Ahli Muda BMKG, Stasiun Geofisika Kepahiang-Bengkulu, Sabar Ardiansyah menjelaskan, aktivitas kegempaan disekitaran patahan Pagaralam mulai menurun.

"Beberapa hari ini aktivitas kegempaan di Patahan Pagaralam mulai menurun. Pada Sabtu (14/3/2020) bahkan tidak ada sama sekali aktivitas gempa yang terekam. Namun Minggu (15/3/2020) pagi ada satu kali gempa dengan kekuatan MMI2," katanya, Minggu (15/3/2020).

Meskipun saat ini aktivitas kegempaan mulai menurun, namun pihak BMKG Bengkulu masih meminta masyarakat Pagaralam untuk waspada bencana Gempa.

"Tetap harus waspada karena berdasarkan data statistik di BMKG Bengkulu aktivitas gempa kecil masih terjadi. Dikhawatirkan gempa kecil yang terjadi merupakan pertenda akan terjadi gempa besar," ujarnya.

Berdasarkan data di BMKG Bengkulu pusat patahan berada di kawasan Kecamatan Suka Merindu Kabupaten Lahat.

Namun lokasinya sangat dekat dengan Kota Pagaralam.

"Gempa besar pernah terjadi di Kecamatan Jarai kisaran tahun 2008 dan 2014," ungkapnya.

Meskipun demikian diharapkan masyarakat Pagaralam dan sekitarnya tidak panik namun harus tetap waspada jika ada gempa.

"Kami minta masyarakat tidak takut atau khawatir. Namun harus tetap waspada, jika terasa ada gempa cepat keluar rumah untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan," imbaunya.

Rincian gempa yang terjadi di Pagaralam dan sekitarnya dua gempa pada tanggal 27 Februari 2020, satu kali gempa tanggal 4 Maret 2020, dua gempa tanggal 6 Maret 2020, empat gempa pada tanggal 9 Maret 2020, serta satu gempa pada tanggal 11 Maret 2020.

Sebelumnya diberitakan PMG Ahli Muda BMKG, Stasiun Geofisika Kepahiang-Bengkulu, Sabar Apriansyah mengeluarkan realese terkait aktivitas kegempaan Tektonik diwilayah Kota Pagaralam pada, Kamis (12/3/2020) kemarin.

Bahkan dalam beberapa hari sebelum reales dikeluarkan terjadi peningkatan aktivitas kegempaan di sekitar patahan sekitaran barat Gunung Dempo, Kota Pagaralam.

Kekuatan gempa mulai dari M1,5 hingga M3,2 terjadi di patahan sekitaran barat meliputi kawasan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat dan Gunung Dempo Kota Pagaralam. (SP/ Wawan Septiawan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved