Kemenkes: Cara Cegah Virus Corona Sama Seperti Cegah Influenza

Sekjen Kemenkes Achmad Yurianto mengatakan, mencegah virus corona sama dengan mencegah virus influenza biasa

Tayang:
AFP/STR
Seorang paramedis Laboratorium memegang sampel virus di laboratorium Hengyang, Provinsi Henan, China, Rabu (19/02/2020). Data terakhir tercatat korban tewas akibat epidemi virus coronavirus COVID-19 melonjak menjadi 2.112 dan pada Kamis (20/02/2020) ada 108 orang lagi meninggal di Provinsi Hubei, Kota pusat penyebaran yang paling parah dari wabah Corona tersebut. (STR/AFP)/China OUT 

TRIBUNSUMSEL.COM - Masyarakat diminta jangan vanik terkait virus corona.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto mengatakan, mencegah virus corona sama dengan mencegah virus influenza biasa.

"Sebenarnya masyarakat itu kan sudah pintar kan.

Influenza itu kan ada sejak zaman dahulu kala ada dan semua sudah tahu bagaimana harus bersikap, bagaimana tidak boleh bersikap supaya enggak ketularan," kata Yuri pada Kompas.com, Rabu (4/3/2020).

"Ini hanya virusnya namanya covid. Ini kan influenza yang virusnya lain begitu saja. Sudah pintar kok," ucap dia.

Yuri mengatakan, pencegahan virus corona ini bisa dengan cara menjaga daya tahan tubuh, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Anggota TNI Tewas Diserang Gajah,  Kades Cerita Korban Sempat Urus Berkas Anaknya Mau Tes Polisi

Karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak panik agar dapat berpikir jernih untuk mencegah virus corona.

"Pintarnya (mencegah virus corona) menjadi hilang karena dibumbui sama panik begitu loh," ucap Yuri.

Diberitakan, Presiden Jokowi pada Senin (2/3/2020) mengumumkan kasus pertama virus corona di Tanah Air.

Ada dua warga Depok, Jawa Barat, yang dinyatakan positif virus corona.

Pasien 1 berumur 31 tahun dan pasien 2 berumur 64 tahun.

Rela Pertaruhkan Nyawa Demi Warga Selamat, Sertu Iskandar Wafat Diserang Gajah, BKSDA Ungkap Ini

Diketahui, pasien 1 belum lama ini melakukan kontak dengan warga negara Jepang domisili Malaysia.

Namun, pasien mengaku baru tahu bahwa mereka mengidap Covid-19 dan terpapar virus corona justru setelah diumumkan oleh Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto

Hal ini terungkap dalam wawancara khusus pasien kepada Kompas yang ditayangkan dalam Kompas.id hari Selasa (3/3/2020).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved