Anak Pedagang Bensin dan Buruh di Sumsel Ini Curi Perhatian, Ciptakan Alas Kaki Anti Bakteri

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG- Prestasi membanggakan berhadil ditoreh siswa-siswi SMA Negeri Sumatera Selatan

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Wawan Perdana
Istimewa
Siswa SMA Negeri Sumsel memenangi kompetisi riset nasional di ajang Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2020 yang di helat pada 21 – 23 Februari 2020 di SMA Kharisma Bangsa - Tangerang Selatan. 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG- Prestasi membanggakan berhadil ditoreh siswa-siswi SMA Negeri Sumatera Selatan.

Yakni Berlin Fitrah, putra dari pasangan Mufahir dan Erma Suryani yang berprofesi sebagai pedagang bensin eceran dan penjahit yang berasal dari Muara Enim.

Satu lagi yakni Khairul Apandi, putera dari Agus Wandi dan Panca Yuliana yang berprofesi sebagai buruh harian dan Ibu ruma tangga dari Palembang.

Keduanya berhasil memenangi kompetisi riset nasional di ajang Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2020 yang di helat pada 21 – 23 Februari 2020 di SMA Kharisma Bangsa - Tangerang Selatan.

Sosok AKBP Mustofa Kapolres Baru Lubuklinggau, Tak Kompromi 3C dan Narkoba

Guru Pembimbing Penelitian SMAN Sumsel, Nur Padmi mengatakan, persiapan tahun ini tergolong cukup rumit.

"Melalui lebih kurang 2 bulan persiapan presentasi, evaluasi konten dan bahasa selama 8 hari intensif dengan guru sains dan bahasa," ujarnya.

Setelah sebelumnya dilakukan penelitian di bidang fisika dan kimia.

Penelitian peserta didik SMAN Sumatera Selatan kali ini difokuskan pada penelitian Biologi yang berjudul, AKITERI (ALAS KAKI ANTI BAKTERI) KOMPOSIT ECENG GONDOK DAN PELEPAH PALEM DENGAN METODE PULPING.

"Terdapat 6 tim wakil dari Provinsi Sumsel diantaranya 2 tim dari Pali, 1 tim dari OKU Induk dan 3 tim dari Palembang yang menjadi finalis ditingkat nasional," jelasnya.

Kisah di Balik Peraih Nilai SKD Tertinggi Sumsel, Ayah Meninggal Dunia dan Terpaksa Berhenti Kerja

"Puji Syukur kehadirat Tuhan YME, SMAN Sumatera Selatan berhasil membawa pulang medali perunggu bersaing bersama 150 team dari Sekolah Menengah Atas lain di Indonesia," beber dia.

Lanjut dia, di ajang kompetisi yang sama. Sebelum kegiatan final ISPO digelar, lebih kurang 3000 penelitian yang masuk ke meja panitia kompetisi nasional ISPO ini.

Plt, Kepala SMAN Sumatera Selatan–Devi Mardhiyanti mengungkapkan, rasa syukur dan bangga atas kesuksesan peserta didik SMAN Sumatera Selatan di ajang kompetisi Nasional tahun 2020 ini.

"Mudah-mudahan ini akan membangkitkan semangat bagi para peserta didik kami lainnya untuk lebih berprestasi diajang Nasional maupun Internasional selanjutnya."

"Terima Kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan support atas terlaksananya penelitian peserta didik kami sehingga berhasil meraih medali untuk Provinsi Sumatera Selatan," pungkasnya dalam release yang diteriman tribunsumsel.com.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved