Mau Mengadu Ke OJK, Begini Caranya Jika Dirugikan LEmbaga Keuangan

Bagi masyarakat yang ingin mengadukan permasalahan perbankan maupun industri keuangan non bank (IKNB)

LINDA TRISNAWATI/TRIBUNSUMSEL.COM
Kepala OJK Kantor Regional 7 Sumatera Bagian Selatan Untung Nugroho saat memaparkan materi di acara Pelatihan dan Gathering Media Massa KR 7 Sumbangsel di Yogyakarta, Jumat (21/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bagi masyarakat yang ingin mengadukan permasalahan perbankan maupun industri keuangan non bank (IKNB) bisa ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Untuk layanan informasi ataupun pengaduannya bisa ke kontak OJK 157," kata Kepala OJK Kantor Regional 7 Sumatera Bagian Selatan Untung Nugroho saat memaparkan materi di acara Pelatihan dan Gathering Media Massa KR 7 Sumbangsel di Yogyakarta, Jumat (21/2/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk jam oprasional pengaduan dibuka mulai pukul 08.00 sampai 17.00 WIB di hari Senin-Jumat.

Lalu bisa juga melalui email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id. Bisa juga melaui web https://konsumen.ojk.go.id/formpengaduan.

Bisa juga secara tertulis yang ditujukan kepada Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen. Dengan alamat , Menara Radius Prawiro, Lantai 2 Komplek Perkantoran Bank Indonesia Jalan MH. Thamrin No. 2 Jakarta Pusat 10350.

Persyaratan penyampaian pengaduan, konsumen atau masyarakat dapat menyampaikan pengaduan dengan menyampaikan surat resmi ke OJK disertai dengan sebagai berikut, menyertakan bukti telah menyampaikan pengaduan kepada lembaga jasa keuangan terkait dan/atau jawabannya.

Lalu identitas diri atau surat kuasa (bagi yang diwakili). Deskripsi atau kronologis pengaduan dan dokumen pendukung lainnya.

Apabila data atau dokumen yang diminta tidak dipenuhi dalam waktu paling lambat 20 hari kerja sejak tanggal pemberitahuan, maka pengaduan dianggap dibatalkan.

"Layanan konsumen tahun 2019 sebanyak 1.305 layanan, dengan jumlah pengaduan sebanyak 404 pengaduan. Seluruhnya sudah ditindak lanjuti oleh Kantor Regional/Kantor OJK," bebernya.

Dari 1.305 layanan tersebut dengan rincian 584 atau 44,8 persen tentang perbankan, lalu 326 atau 25 persen tentang asuransi, kemudian 288 atau 22,1 persen tentang pembiayaan dan 107 atau 2,6 persen tentang LJK/non LJK.

"Klasifikasi pengaduan terbesar yaitu klaim asuransi sebesar 60,15 persen, dokumen BPKB yang belum diterima sebanyak 19,31 persen dan keberatan atas denda, penalty dan lain-lain sebesar 2,72 persen," jelasnya.

Sementara itu dalam Pelatihan dan Gathering Media Massa KR 7 Sumbangsel di Yogyakarta ini dihadiri 55 orang dari berbagai media yang ada di Sumbangsel seperti dari Palembang, Bengkulu, Jambi, Belitung, Bangka, Lampung dan lain-lain.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved