Berita OKI
Terdesak Butuh Modal Nikah, Fadlan Jadi Kurir Sabu dengan Modus Memasukkan ke Anus
Muhammad Fadlan, warga Medan mampu mengelabui petugas Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang dengan memasukan sabu ke anus
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL, KAYUAGUNG-Muhammad Fadlan, warga Medan mampu mengelabui petugas Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang dengan memasukan sabu ke anus.
Sabu tersebut dikemas sedemikian rupa di alat kontrasepsi menjadi tiga bagian berbentuk kapsul (tiga bungkus), kemudian dimasukan ke anus.
Setelah mendarat di bandara, Fadlan langsung menghindari pemeriksaan X-ray.
Muhammad Fadlan yang merupakan warga Medan baru mendarat di Palembang dan dicurigai akan membawa Narkotika ke wilayah Kayuagung, akhirnya ditangkap.
• Yuyun Janda Muda Tipu Wanita Jomblo di Facebook, Ngaku Sebagai Lelaki Demi Bawa Lari HP Korban
"Setelah mendapat informasi, selanjutnya anggota melakukan pengintaian di lokasi dan benar saja tersangka masuk ke dalam kontrakan yang menjadi TKP penangkapan. Langsung saja dilakukan penangkapan terhadap tersangka," kata Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra didampingi Kasatres Narkoba Polres OKI, Iptu Agung Wijaya Kusuma saat konferensi pers di Mapolres OKI Kayuagung, Kamis (20/2/2020).
Dia diamankan oleh jajaran Satresnarkoba Polres OKI mengamankan barang bukti narkoba.
"Kita berhasil mengamankan pelaku di Kelurahan Sukadana, Kecamatan Kayuagung, dan mendapatkan dari tangan pelaku 100 gram sabu yang dibungkus berbentuk kapsul," jelasnya.
Lanjutnya, modus yang diterapkan tersangka ini diketahui berdasarkan hasil interogasi selama proses penyelidikan.
• Siapa Sangka Kerap Dipakai di Indonesia, Ahli Medis di China Temukan Obat Virus Corona
"Kedok pelaku seperti ini belum pernah didapatkan, namun hal ini dalam dunia bisnis narkoba sering dilakukan tersangka lain dan sering kita lihat di televisi," tuturnya.
Sementara itu, Fadlan mengatakan, modus ini dilakukan sejak berada di bandara Batam.
"Jadi sebelum masuk ke pesawat, saya ke toilet dulu untuk memasukkan dan setelah sampai di Palembang serta melewati pemeriksaan,"
"Barulah saya kembali ke toilet untuk mengambil barang tersebut, kemudian ditaruh kedalam tas," tuturnya.
Dijelaskannya, ia nekat membawa narkoba tersebut lantaran dijanjikan upah sebesar Rp 10 juta.
Diakuinya uang tersebut rencananya akan digunakan untuk menikah.
"Saya diiming-imingi uang tersebut makanya mau menjalankannya karena rencana untuk modal nikah rencana setelah dapat itu langsung nikah,"
"Tetapi karena keburu ketangkap dan semua harapan itu harus sirna," tutupnya dengan raut muka sedih.
• Hasilkan Puluhan Cerpen Sejak SMP, Nayla Idolakan Najwa Shihab
Ditambahkan Kepala Satresnarkoba Polres OKI, Iptu Agung Wijaya Kusuma bahwa dalam satu bulan ini pihaknya berhasil mengamankan sebanyak 15 orang tersangka berikut barang bukti 500 grab sabu dan sekitar 900 butir ekstasi.