Sopir Angkot Bunuh Diri Akibat Terlilit Utang di Pinjaman Online, OJK Bereaksi

Kasus sopir angkot, NF (38), bunuh diri karena diduga terlilit utang di pinjaman online (Pinjol) mendapat perhatian dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Sopir Angkot Bunuh Diri Akibat Terlilit Utang di Pinjaman Online, OJK Bereaksi
Tribunsumsel.com
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sopir Angkot Bunuh Diri Akibat Terlilit Utang di Pinjaman Online, OJK Bereaksi

Kasus sopir angkot, NF (38), bunuh diri karena diduga terlilit utang di pinjaman online (Pinjol) mendapat perhatian dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat.

NF (38), seorang sopir angkot di Padang, Sumatera Barat, tewas gantung diri lantaran diduga terlilit utang dari aplikasi pinjaman online.

Kapolsek Koto Tangah Kompol Rico Fernanda mengatakan, korban ditemukan tewas pertama kali oleh pihak keluarga sekitar pukul 05.30 WIB.

"Korban ditemukan oleh keluarga dan warga di sebuah ladang dengan posisi tergantung di pohon kelapa," kata Rico.

Rico mengatakan, kejadian berawal saat adik korban Doni Putra (33) terbangun dan melihat korban sudah tak ada di sampingnya.

Kemudian, ia membangunkan anggota keluarga yang lain untuk mencari korban.

Keluarga korban akhirnya menemukan NF tergantung di pohon kelapa dekat kolam ikan yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah sekitar pukul 05.30 WIB.

"Korban ditemukan dalam keadaan kaki bersimpuh, kemudian polisi yang mendapatkan laporan langsung ke lokasi," kata Rico.

Usai ditemukan, pihak keluarga sempat membawa korban ke rumah sakit, namun nyawanya tak bisa diselamatkan.

Halaman
123
Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved