Jadi Peserta BP Jamsostek, Klaim JKK Maksimal Tujuh Hari Selesai

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek memastikan, pembayaran klaim bagi ahli waris

Jadi Peserta BP Jamsostek, Klaim JKK Maksimal Tujuh Hari Selesai
ARIEF BASUKI
Penyerahan santunan simbolis JKK ke ahli waris dari salah seorang Karyawan BSB yang meninggal akibat kecelakaan di Kantor BPJamsostek Cabang Palembang oleh Direktur Pelayanan Krisna Syarif. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek memastikan, pembayaran klaim bagi ahli waris yang anggota keluarganya telah meninggal dunia akibat kecelakaan yang terdaftar sebagai peserta aktif BPJamsostek, hanya membutuhkan waktu maksimal tujuh hari atau satu pekan saja.

Namun, pihak keluarga sebagai ahli waris diharapkan bisa melengkapi dokumen sehingga memudahkan proses pencairan manfaat BP Jamsostek.

"Standar service level agreement apabila kejadian kecelakaan setelah dokumen lengkap, klaim dibayarkan paling lama prosesnya hanya tujuh hari dan dibayarkan sesuai aturan yakni 48 kali upah yang dilaporkan," jelas Direktur Pelayanan BP Jamsostek Krisna Syarif,
Didampingi, Yasaruddin Deputi Direktur Bidang Kebijakan Operasional Program dan Zain Setyadi Kepala Kantor Cabang Palembang, Jumat (14/2/2020).

Krisna menyatakan pembayaran klaim pada ahli waris peserta BPJamsostek sesuai dengan PP No 82 Tahun 2019. Dimana, ada peningkatan manfaat BP Jamsostek program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) tersebut diberikan tanpa kenaikan iuran. Tentunya manfaat yang akan diterima adalah bagi pekerja yang aktif dalam membayar iuran dan terdaftar sebagai peserta BPJamsostek.

Kemudian, untuk JKK yang diselenggarakan BPJamsostek meliputi perlindungan dari risiko kecelakaan kerja bagi pekerja dimulai dari perjalanan berangkat, pulang dan di tempat bekerja serta pada saat melaksanakan perjalanan dinas.

"Pada hari ini kami juga menyerahkan santunan dari manfaat JKK pada ahli waris salah seorang pekerja Bank Sumsel Babel (BSB) yang meninggal akibat kecelakaan saat bekerja dengan jumlah yang dibayarkan Rp 424.172.733," jelasnya.

Selain itu, terdapat pula bantuan beasiswa yang merupakan manfaat program JKK yang mendapatkan kenaikan cukup signifikan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2019. Sebelumnya, bantuan beasiswa diberikan sebesar Rp 12 juta untuk satu orang anak, saat ini menjadi maksimal sebesar Rp 174 juta untuk dua orang anak. Sementara untuk santunan kematian dari sebelumnya Rp 24 juta menjadi Rp 42 Juta.

"Pembayaran untuk beasiswa ini akan disesuaikan dengan jenjang pendidikan anak yang menjadi ahli waris," jelasnya.

Pihaknya, berharap dengan banyaknya kenaikan manfaat BPJamsostek saat ini, masyarakat yang belum mendaftar bisa segera mendaftarkan diri.

“Banyak masyarakat belum menyadari manfaat JKK, padahal manfaatnya sangat luar biasa. Padahal iuran yang dibayarkan hanya Rp 16.800," tuturnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved