Berita Palembang

Mengapa Sulit Menemukan ATM Pecahan Uang Rp 20 Ribu, Ini Alasannya

Di Palembang sendiri bahkan kini sudah tidak ada lagi ATM yang menyediakan pecahan uang tunai Rp 20 ribu

Mengapa Sulit Menemukan ATM Pecahan Uang Rp 20 Ribu, Ini Alasannya
Tribun Sumsel/ Hartati
Nasabah melakukan transaksi di ATM bank BNI. Saat ini sangat sulit menjumpai ATM pecahan uang Rp 20 ribu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sejumlah perbankan bisa kita temui dengan mudah di mana saja.

Mulai dari pusat perbelanjaan, pusat keramaian seperti bandara, pelabuhan, kampus, hingga di setiap kantor bank.

ATM ini umumnya menyediakan layanan tarik tunai, transfer hingga ATM khusus setor tunai.

Biasanya ATM ini menyediakan uang kertas dengan pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.

Saat ini sulit ditemui ATM yang menyediakan pecahan uang tunai Rp 20 ribu.

SMK Negeri 1 Palembang Punya Bank Mini, Bisa Layani Transaksi Pembayaran Bagi Warga Sekitar

Pemimpin Wilayah BNI Palembang, Dodi Widjajanto mengatakan di Sumsel masih ada ATM Bank BNI yang menyediakan uang pecahan Rp 20 ribu namun jumlahnya sedikit.

Di Palembang sendiri bahkan kini sudah tidak ada lagi ATM yang menyediakan pecahan uang tunai Rp 20 ribu.

Hal ini karena minat masyarakat memerlukan uang pecahan Rp 20 ribu sedikit.

Selain itu biaya operasional penyediaan uang pecahan Rp 20 juga besar karena bank harus membayar ekstra biaya isi ATM.

Sebab setiap ATM itu yang dihitung jumlah lembar uangnya bukan jumlah nominal keseluruhan nilai uang yang dimasukkan.

Jadi uang pecahan Rp 20 ribu memakan lebih banyak tempat dan biaya lebih besar untuk mengisi ATMnya.

Oleh sebab itulah jumlah ATM dengan pecahan Rp 20 ribu di bank BNI sulit dijumpai saat ini.

Cara Membeli Token Listrik Via BRI Mobile (Internet Banking BRI) dan ATM BRI, Mudah dan Simple

"Kalau di Jakarta masih banyak ATM menyediakan pecahan Rp 20 ribu tapi di Palembang memang agak jarang," ujarnya, Rabu (5/2/2020).

Dodi mengatakan biasanya ATM pecahan Rp 20 ribu ditempatkan di lokasi strategis di kampus atau ATM kantor bank BNI sendiri.

Bank BNI juga memberlakukan efisiensi dengan membuat satu ATM menjadi dua fungsi yakni ATM setor tunai juga bisa difungsikan sebagai ATM tarik tunai sehingga menghemat biaya operasional.

Penulis: Hartati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved