Bocah-bocah Tertawa Mandi Air Keruh

Banjir di Kelurahan Karang Dapo dan Desa Karang Dapo I, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) masih bertahan.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Ray Happyeni
TRIBUNSUMSEL
Bocah-bocah bermain air kotor saat banjir di Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa (4/2/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA --- Banjir di Kelurahan Karang Dapo dan Desa Karang Dapo I, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) masih bertahan.

Banjir akibat luapan Sungai Rawas ini diprediksi akan meningkat dikarenakan air kiriman dari hulu sungai.

Banjir ini juga diperkirakan akan merambat ke sejumlah desa di Kecamatan Rawas Ilir yang berada di hilir Kecamatan Karang Dapo.

Saat ini sudah tercatat ada sebanyak 186 jiwa yang terdampak banjir di Kelurahan Karang Dapo dan Desa Karang Dapo I tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muratara terus memantau perkembangan volume Sungai Rawas.

"Kondisi air terus kami pantau," kata Kepala BPBD Muratara, Syarmidi melalui Kabid Kesiapsiagaan Bencana, Zazili, Selasa (4/2/2020).

Pantauan Tribunsumsel.com di lapangan, air yang menggenangi permukiman penduduk di Karang Dapo berwarna keruh kecokelatan.

Kondisi air yang kotor dimanfaatkan oleh sejumlah bocah untuk bermain air bersama rekan-rekannya.

Aktivitas ini tentu dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, apalagi anak-anak sangat rentan terserang penyakit.

Kepala Dinas Kesehatan Muratara, Marlinda Sari mengimbau warga agar tidak membiarkan anaknya bermain air yang kotor.

"Anak-anak itu sangat rentan terhadap penyakit, makanya orangtua harus melarang anaknya bermain air kotor itu," kata dia.

Pihaknya juga mengimbau warga yang terdampak banjir apabila mulai terserang penyakit agar segera periksa ke Puskesmas terdekat.

"Petugas kesehatan di Puskesmas siaga terus, bagi masyarakat yang merasa mulai terserang penyakit segeralah ke Puskesmas," imbaunya.

Mengungsi ke Rumah Saudara

Warga yang rumahnya terendam banjir di Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengungsi ke rumah saudaranya yang tidak terdampak banjir.

Halaman 1/3
Tags
HIS
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved