Berita OKU Selatan
Tanah Longsor di OKU Selatan, Akses Penghubung Dua Desa Lumpuh Hingga 20 Jam
Tanah longsor terjadi di Kecamatan Mekakau Ilir persisnya di jalan penghubung menuju Kecamatan Banding Agung
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Tanah longsor terjadi di Kecamatan Mekakau Ilir persisnya di jalan penghubung menuju Kecamatan Banding Agung.
Adanya tanah longsor membuat akses kendaraan yang akan melintas lumpuh hingga 20 jam lebih.
Peristiwa tanah longsor terjadi pada Rabu (22/1/2020) sekira pukul 21.00 WIB.
Hingga kini baik TRC BPBD OKU Selatan maupun TNI/Polri masih membersihkan material longsor.
"Terjadinya longsor tadi malam akibat guyuran hujan lebat," ujar Camat Mekakau, Ruswani, Kamis (23/1/2020).
• BKSDA Ungkap Harimau yang Masuk Perangkap di Muaraenim Cari Wilayah Baru Karena Habitatnya Rusak
Tanah longsor terjadi di dua titik yang berdekatan dengan panjang kisaran 30-40 meter.
• Siswa di Muratara Bobol Sekolah Sendiri, Uang Hasil Mencuri untuk Beli Minuman Keras
Material longsor yang menutup badan jalan memilki ketebalan mencapai 2 meter berupa tanah.
Kepala BPBD OKU Selatan Dony Agusta, mengatakan sedang berusaha menyingkirkan material longsor sehingga dipastikan dapat dibuka malam nanti.
"Mudah-mudahan tiga jam kedepan bisa dibuka, satu alat berat dari Kabupaten kita turunkan kelokasi malam nanti insya Allah kembali normal,"ujar Donny (Alan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/longsor-di-muaradua123.jpg)