Bumi Perkemahan Danau Teluk Gelam OKI Terbengkalai
Bumi Perkemahan Danau Teluk Gelam yang berada di Jalan Lintas Timur (Jalintim), Desa Serapek, Kecamatan Teluk Gelam,
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Prawira Maulana
TRIBUNSUMSEL, KAYUAGUNG - Bumi Perkemahan Danau Teluk Gelam yang berada di Jalan Lintas Timur (Jalintim), Desa Serapek, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir ini diresmikan oleh Presiden ke - 6 Republik Indonesia (RI) Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2011 lalu.
Dengan luasnya yang mencapai 65 hektar, setelah peresmian bumi perkemahan ini pernah dijadikan lokasi event Jambore Nasional ke - IX.
Tempat ini sangat asyik dikarenakan area bumi perkemahan berada di area wisata Danau Teluk Gelam yang luasnya mencapai 400 hektar.
Untuk bisa mencapai ke lokasi diperlukan waktu kurang lebih 3 jam durasi perjalanan normal dari Kota Palembang.
Namun sayang tempat tersebut sudah tak seindah dulu, tempat ini sudah tidak menarik lagi di mata para wisatawan.
Menanggapi hal tersebut, wartawan Tribunsumsel.com mencoba mewawancarai Sekretaris Daerah Kabupaten OKI sekaligus sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten OKI masa bakti 2019-2024, Husin mengenai nasib Danau Teluk Gelam yang juga terdapat bumi perkemahan di dalamnya.
"Dalam hal perawatan gedung dan lingkungan bumi perkemahan Teluk Gelam, kami sudah mempekerjakan dua orang dan menggajinya," ungkap Husin, Rabu (22/1/2020).
Dijelaskan lebih lanjut oleh Husin, tugas dua pekerja ini yakni melakukan pembersihan dan memelihara serta menjaga aset yang ada di Teluk Gelam supaya tidak diganggu tangan-tangan jahil, namun Husin memaklumi mereka jika kinerjanya kurang optimal.
"Tapi nampaknya kerja mereka pun kurang optimal, mungkin karena gajinya masih terasa kecil. Sebulan hanya sejuta," pungkasnya.
Selanjutnya, tindakan lain sebagai bentuk strategi dalam merawat aset maupun lahan potensial di dalam lingkungan teluk gelam yakni Husin mempersilahkan para pekerja di Danau atau siapapun yang ingin menanam di lahan kosong.
"itu kami katakan kepada mereka silahkan memanfaatkan lahan yang kosong dengan semaksimal mungkin. Silahkan jika ingin tanam cabai atau singkong bahkan kalau kurang modal kami bisa bantu pinjami," tuturnya.
Husin menegaskan kurang lebih dengan cara seperti itu dirinya mampu merawat Teluk Gelam, tapi untuk merawat atau memperbaiki keadaan gedung di Teluk Gelam yang rusak, pihaknya tidak memiliki anggaran.
"Kalau itu, tugas dan fungsi Pemda OKI, Teluk Gelam masih termasuk aset Pemda belum dihibahkan ke kwarcab," tegasnya.
Dikatakan Husin, pihaknya masih berupaya supaya aset, gedung, tanah, dan lain sebagainya yang ada di Teluk Gelam bisa dihibahkan ke kwarcab supaya bisa mempermudah proses perawatan dan perbaikan.
"Kedepannya kalau sudah dihibahkan ke Kwarcab untuk biaya perawatan dan lain-lain bisa pakai sistem mengajukan proposal," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/teluk-gelam121313.jpg)