Wisata dan Kuliner

Kunjungan Wisatawan ke Sumsel Tahun Ini Diprediksi Naik 5-15 Persen, Ini Magnetnya

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel memprediksi jumlah wisatawan yang masuk ke Sumsel tahun ini akan mengalami kenaikan

Kunjungan Wisatawan ke Sumsel Tahun Ini Diprediksi Naik 5-15 Persen, Ini Magnetnya
TRIBUNSUMSEL.COM/SRI HIDAYATUN
Foto Ilustrasio : Atlet mengikuti Palembang Triathlon 2019 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel memprediksi jumlah wisatawan yang masuk ke Sumsel tahun ini akan mengalami kenaikan sekitar 5-15 persen.

Peningkatan wisatawan ini daru lokal maupun mancanegara.

Kepala Disbudpar Sumsel, Aufa Syahrizal menjelaskan, peningkatan ini dikarenakan banyaknya agenda kegiatan baik berskala nasional dan internasional yang akan dihelat di Sumsel.

"Apalagi, banyak event yang pertama kali digelar tahun lalu kembali akan diadakan tahun ini, misalnya Gran Fondo dan kejuaraan Bowling," katanya, Selasa (21/1/2020).

Pulau Emas di Tengah Sungai Musi Tebing Tinggi Akan Dibangun Taman Agrowisata

Disebutkan Aufa, sejak Palembang menyatakan sebagai kota wisata olahraga (sport tourism) maka kota pempek ini menjadi salah satu destinasi favorit di Indonesia bagi para turis untuk mengikuti beragam kegiatan olahraga.

Dalam waktu dekat saja akan ada ajang Palembang Triathlon 2020 yang akan dilaksanakan pada 22-23 Februari 2020.

Selain di Palembang, ujar Aufa, daerah lain di Sumsel pun potensi wisatanya cukup baik.

Hal ini dapat dilihat mulai menggeliatnya kota dan kabupaten untuk mengembangkan fasilitas penunjang bagi wisatawan.

"Seperti di OKU Selatan sebentar lagi wisatawan bisa menginap di hotel bintang empat yang akan segera beroperasional," ujarnya.

Pengelolaan Watervang Menjadi Wisata Andalan Lubuklinggau Terkendala Izin Kementerian PUPR

Meski demikian, lanjut Aufa, untuk kabupaten pemekaran di Sumsel saat ini memang masih terkendala anggaran jika ingin mengembangkan berbagai kawasan wisata yang sebenarnya akan sangat potensial.

"Belum lagi kalau untuk daerah pemekaran dari sisi atraksinya mungkin bisa namun untuk amenity masih harus banyak dibenahi." jelas Aufa. (SP/ Jati Purwanti)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved