Wisata dan Kuliner

Pengelolaan Watervang Menjadi Wisata Andalan Lubuklinggau Terkendala Izin Kementerian PUPR

Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau kesulitan melakukan revitalitasasi bendungan watervang

Pengelolaan Watervang Menjadi Wisata Andalan Lubuklinggau Terkendala Izin Kementerian PUPR
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Seorang pengunjung saat melintas di Jembatan Bendungan Watervang, Minggu (19/1/2020) 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau kesulitan melakukan revitalitasasi bendungan watervang.

Bendungan peninggalan penjajahan untuk mengairi persawahan ini selain berfungsi mengalirkan air ke sawah juga dijadikan objek wisata.

Status Watervang saat ini menjadi aset pengelolaan Balai Besar Pengairan Provinsi Sumatera Selatan dan Kementerian PUPR.

Wali Kota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe berharap Bendungan Watervang dapat direnovasi secepat mungkin, sehingga bisa dijadikan objek wisata andalan di Kota Lubuklinggau.

Tahun Ini Mulai Dibangun Fasilitas Pendukung Kawasan Wisata Air Terjun Sanghe Empat Lawang

"Kita berharap tidak hanya kekuatannya saja direnovasi, tapi yang pasti jembatannya, kalau menyeluruh tidak bisa karena itu heritage," ungkapnya pada Tribunsumsel.com, Minggu (19/1/2020).

Ia mengungkapkan untuk Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatra VIII sudah memberikan rekomendasi ke Pemkot untuk memanfaatkannya untuk pengembangan parisiwisata.

"Tapi dari Kementerian PU PR pusat belum ada rekomendasi, diharapkan bisa di follow up lagi kedepan. Sehingga Izin pengelolaannya bisa keluar," ungkapnya.

Air Mancur Menari Objek Wisata Baru Sekayu, Malam Hari Makin Cantik dengan Gemerlap Lampu

Selama ini, masyarakat mengatakan bendungaan Watervang merupakan lokasi objek wisata.

Namun nyatanya hal itu belum dikelola sebagai destinasi wisata karena belum ada izin.

"Untuk jembatan itu sudah kita sampaikan, saya minta dibenari dan kedua Linggau kedepan kalau bisa dibangun embung, untuk lahan Pemkot sudah menyiapkan lahan 60 hektare di kawasan wisata terpadu,"
katanya.

Ia mengatakan dengan adanya embung diharapkan selain tempat mengatur air untuk pertanian di Kota Lubuklinggau bisa digunakan untuk tempat wisata.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved