Kebakaran Sako

Breaking News: Kebakaran di Sako, Diduga Sengaja Dibakar

Kebakaran hampir saja menghanguskan sebuah rumah di kawasan padat penduduk tepatnya di Jalan Sematang Borang Komplek Perumahan Griya Harapan

Tayang:
Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Prawira Maulana
SHINTA
Ketua RT 83 RW 30, M. Azhar saat menunjukkan rumah salah seorang warganya yang diduga sengaja dibakar oleh salah seorang penghuni rumah itu, Senin (20/1/2020) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kebakaran hampir saja menghanguskan sebuah rumah di kawasan padat penduduk tepatnya di Jalan Sematang Borang Komplek Perumahan Griya Harapan A RT 83 RW 30 Kelurahan Sako Kecamatan Sako Kota Palembang, Minggu (20/1/20209).

Warga menduga, kebakaran itu terjadi karena faktor kesengajaan dari salah seorang penghuni rumah, yakni seorang pria berinisial RF yang memang sering membuat ulah di lingkungan sekitarnya.

Hal ini dikatakan langsung oleh Ketua RT 83 RW 30, M. Azhar yang tinggal hanya berselang 3 rumah dari lokasi kebakaran.

"Kami menduga kebakaran itu disengaja oleh RF. Terlihat sekali kalau kebakaran itu memang disengaja," ujar Azhar saat ditemui di kediamannya, Senin (20/1/2020).

Dikatakan Azhar, RF adalah seorang pemuda yang mengalami gangguan jiwa.

Pria tersebut juga sudah sering keluar masuk Rumah Sakit jiwa untuk menjalani pengobatan.

Dalam kesehariannya, RF memang kerap kali bersikap emosional pada siapapun.

Bukan hanya pada sesama anggota keluarganya saja, namun juga pada warga sekitar.

"Kalau soal ulah, jangan ditanyakan lagi. Sudah banyak warga yang jadi korban dia (RF). Ibunya saja beberapa kali dia sakiti. Sampai berdarah kepala ibunya itu," ujarnya.

Tindakan nekat membakar rumah, rupanya bukan sekali ini saja dilakukan RF.

Dipertengahan tahun 2019 lalu, tindakan serupa juga sudah pernah ia lakukan ke rumahnya sendiri.

Beruntung saat itu ulah RF cepat diketahui dan api juga bisa segera langsung dipadamkan.

"Kebakaran pertama, dia mengaku sudah membakar rumahnya sendiri. Waktu itu apinya kecil dan cepat ketahuan. Tapi semalam itu apinya jauh lebih besar. Kami masih bersyukur apinya cepat dipadamkan dan tidak sampai merambat ke rumah yang lain," ucapnya.

Atas perbuatan RF, warga sekitar begitu dibuat resah.
Azhar berujar sebenarnya warga sekitar sudah sangat geram dengan ulah membahayakan yang kerap kali dilakukan RF.

"Saya takutnya nanti warga akan main hakim sendiri. Itulah kenapa saya dan warga disini berharap agar RF segera dapat diamankan atau mendapat perawatan sehingga dia tidak lagi menyakiti orang disekitarnya," ujar Azhar.

Sementara itu, pantauan Tribunsumsel.com, rumah yang terbakar merupakan bangunan permanen dua lantai di kawasan padat penduduk yang saling berdempetan satu sama lain.

Tampak kebakaran tersebut hanya menghanguskan bagian atas rumah.

Namun sisa-sisa kebakaran seperti barang yang berantakan dan hangus terbakar serta genangan air bekas memadamkan api, masih terlihat jelas di dalam rumah.

Diketahui, setelah kebakaran, seluruh penghuni rumah yang diketahui berjumlah empat orang, langsung mengungsi ke tempat salah seorang keluarganya yang tak jauh dari lokasi kebakaran.

Saat berusaha ditemui, pemilik rumah justru tidak berada di tempat.

"Kabarnya pemilik rumah lagi pergi foto mau umroh. Jadi tidak bisa ditemui sekarang," ujar Azhar.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved