Penembakan Oknum TNI di Palembang
Update Kasus TNI Tewas Ditembak TNI di Kafe Palembang, Satu Warga Sipil Ikut Ditangkap
Seorang warga sipil ikut diamankan Denpom II/4 Palembang pasca Pratu Ferischal tewas ditembak sesama prajurit TNI, Sertu MRR.
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Denpom II/4 Palembang berhasil mengamankan Sertu MRR bersama seorang warga sipil berinisial DS pascapenembakan yanh mewaskan Pratu Ferischal.
- DS ditangkap karena membantu menyembunyikan barang bukti senjata api rakitan yang digunakan untuk menembak korban.
- Kini DS dilimpahkan ke Polrestabes Palembang, sementara oknum prajurit (Sertu MRR) tetap ditahan oleh pihak militer.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Seorang warga sipil ikut diamankan Denpom II/4 Palembang pasca Pratu Ferischal tewas ditembak sesama prajurit TNI, Sertu MRR.
Warga sipil itu berinisial DS yang warga Sematang Borang, Palembang yang menyembunyikan senjata api (senpi) bukti penembakan maut tersebut.
Diketahui, permasalah ini dipicu selisih paham antara Pratu Ferischal yang bersenggolan dengan Sertu MRR saat berjoged menikmati hiburan di Cafe, Resto, Bar, And Live Music Panhead, Sabtu (16/5/2026) dini hari.
Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf. Yordania mengatakan dari hasil penyelidikan sementara ada dua pelaku dalam peristiwa tersebut.
"Kurang dari 24 jam Denpom II/4 Palembang mengamankan para pelaku. Ada dua orang, Sertu MRR sebagai penembak dan DS warga sipil yang menyembunyikan barang bukti," ujar Yordania, Minggu (17/5/2026).
Senpi rakitan jenis korek api yang digunakan ditemukan di rumah DS, alamat Kelurahan Srimulya, Sematang Borang, pada Sabtu malam pukul 20.15 WIB.
"Senpi yang digunakan senpi rakitan. Jenisnya masih didalami," singkatnya.
Yordania melanjutkan DS hari ini akan diserahkan ke Polrestabes Palembang yang akan menangani proses hukumnya, karena berstatus sebagai warga sipil.
"Hari ini DS bakal diserahkan ke Polrestabes Palembang. Kalau MRR masih ditahan di Denpom II/4 Palembang," katanya.
Baca juga: Deretan Fakta TNI Tewas Ditembak TNI di Palembang, Berawal Senggolan Saat Joged di Kafe
Tersangka Sertu MRR berhasil diamankan saat berada di area parkir RS Bhayangkara, sedangkan DS diamankan di rumahnya.
Dari hasil penyelidikan sementara motif penembakan itu terjadi lantaran selisih paham dan cekcok yang menyebabkan perkelahian berujung penembakan.
"Motifnya selisih paham. Tidak saling kenal (tersangka dengan korban), kalau saling kenal mungkin ini tidak bakal terjadi," katanya.
Kini kasus tersebut sedang ditangani oleh Denpom II/4 Palembang dengan status penyidikan.
"Sedang didalami oleh Denpom II/4 Palembang," tutupnya.
Kronologi
Diberitakan sebelumnya, berdasarkan informasi yang dihimpun, perselisihan fatal ini bermula dari masalah sepele di area hiburan malam.
| Deretan Fakta TNI Tewas Ditembak TNI di Palembang, Berawal Senggolan Saat Joged di Kafe |
|
|---|
| Hormati Proses Hukum Denpom, Kuasa Hukum Cafe Panhead Palembang Minta Pertimbangan Soal Police Line |
|
|---|
| Mantan Pangdam II/Sriwijaya Reaksi Keras Penembakan di Cafe Panhead Palembang: Pelaku Harus Dipecat |
|
|---|
| Dalami Rekaman CCTV Hingga Kloning HP Saksi, Denpom Palembang Usut Insiden Berdarah di Cafe Panhead |
|
|---|
| Pangdam II/Sriwijaya Atensi Serius Kasus Penembakan Pratu F, Perintahkan Penyelidikan Mendalam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Update-Kasus-TNI-Tewas-Ditembak-TNI-di-Kafe-Palembang-Satu-Warga-Sipil-Ikut-Ditangkap.jpg)