Berita Pagaralam

Jalur Pendakian Gunung Dempo Masih Ditutup Pasca Pendaki Tewas dan Teror Harimau

Jalur Pendakian Gunung Dempo Masih Ditutup Pasca Pendaki Tewas dan Teror Harimau

Jalur Pendakian Gunung Dempo Masih Ditutup Pasca Pendaki Tewas dan Teror Harimau
Handout/WANADRI
BREAKING NEWS : Tim Wanadri Pencari Pendaki Hilang di Gunung Dempo Temukan Mayat Dekat Kawah Gunung 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Dua pendaki asal Jambi ditemukan tewas dibibir Kawah Gunung Api Dempo (GAD) beberapa waktu lalu.

Saat ini kondisi terkini Gunung Dempo masih seperti biasa.

Bahkan untuk status GAD berdasarkan data dari Pos Pamentau GAD Pagaralam, statusnya masih berada dilevel I atau aktif normal.

Hal ini disampaikan oleh petugas Pos Pemantau GAD, Megi, Kamis (16/1/2020).

Namun untuk status pendakian pihak pos pemantau tidak bisa memberikan keterangan.

Pasalnya hal itu bukan wewenang pihaknya.

"Untuk larangan pendakian kita tidak bisa memberikan stetmen bang, sebab itu bukan ranah kita. Kita cuma memantau aktivitas GAD melalui visual dan alat Siesmograf," ujar Megi.

Untuk saat ini aktivitas yang terekam alat siesmograf satu minggu terakhir tercatat ada beberapa kali gempa tektonik jauh dan gempa hembusan.

"Status Dempo masih level 1 atau normal. Namun rekomendasi jarak aman yaitu 1 kilometer dari puncak kawah Gunung Api Dempo," jelasnya.

Status pendakian Gunung Dempo saat pencarian dua pendaki hilang sempat ditutup.

Setelah itu Pemkot Pagaralam juga menutup jalur pendakian saat adanya penampakan Harimau dikawasan Gunung Dempo.

"Untuk status pendakian Gunung Dempo memang saat ada kabar Harimau ditutup resmi oleh Polres Pagaralam. Sampai saat ini belum diketahui apakah sudah dibuka kembali atau belum," ujar Gepeng salah satu pendaki asal Kota Pagaralam.(one)

Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved