Berita Palembang

Lisma Warga Palembang Kecewa Jam di Ampera Tidak Akurat

Jam besar ini bisa menjadi patokan masyarakat yang melintas karena bisa menjadi penunjuk waktu

Lisma Warga Palembang Kecewa Jam di Ampera Tidak Akurat
Tribun Sumsel/ Hartati
Jam besar ini beberapa kali dikeluhkan warga karena tidak akurat. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Jembatan Ampera menjadi ikon kota Palembang sejak lama dan semakin cantik setelah dicat ulang dan dihiasi lampu warna-warni serta dilengkapi jam besar.

Jam besar ini bisa menjadi patokan masyarakat yang melintas karena bisa menjadi penunjuk waktu.

Sayangnya jam besar ini beberapa kali dikeluhkan warga karena tidak akurat.

Rabu sore, (8/1/2020) jam besar di Jembatan Ampera dari arah seberang ulu menuju ke seberang ilir telat hampir dua jam.

Seharusnya waktu menunjukkan pukul 17.56 WIb, jam besar tersebut menunjukan waktu pukul 16.05 WIB.

Namun jam besar di sisi lainnya atau dari Seberang Ilir menuju seberang ulu terlihat tepat waktu atau tidak terlambat.

Saat dipantau Kamis pagi dan siang, ternyata jam yang terlambat tersebut tetap saja menunjukkan waktu pukul 16.05 WIB pada pagi dan siang hari.

Rupanya jam itu bukan terlambat tapi memang mati sehingga tidak bergerak dan berfungsi sebagai penunjukan arah sebagaimana fungsinya.

Lisma, warga Plaju yang setiap hari melintas di Jembatan Ampera mengatakan jam itu bukan terlambat tapi mati karena sudah sejak dua pekan lalu menunjukkan pukul 16.05 WIB meski siang sore atau malam hari.

"Sudah lama tahu sejak dua Minggu lalu jamnya mati," ujarnya, Kamis (9/1/2020).

Hingga berita ini diturunkan Tribun Sumsel masih mencoba mengkonfirmasi pihak terkait soal jam yang tidak berfungsi tersebut.

Penulis: Hartati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved