Bus Sriwijaya Masuk Jurang di Pagaralam

Keseharian Nyimas Fitria, Korban Meninggal Kecelakaan Bus Sriwijaya. Hidupi 4 Anak dari Buat Pempek

Kepergiannya yang begitu cepat menjadi kesedihan warga di Jalan 2 Ulu Lorong Sintren, Kota Palembang.

Editor: Weni Wahyuny
Tangkap layar video/IRAWAN
Suasana kediaman Nyimas Fitria, korban meninggal kecelakaan Bus Sriwijaya, Rabu (25/12/2019) malam 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Irawan

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Nyimas Fitria (40), seorang korban kecelakaan bus Sriwijaya Expres jurusan Bengkulu-Palembang dikenal sebagai sosok yang baik hati di lingkungan masyarakat.

Kepergiannya yang begitu cepat menjadi kesedihan warga di Jalan 2 Ulu Lorong Sintren, Kota Palembang.

Beberapa warga dan keluarga saat bercerita tentang korban, terlihat mereka begitu sedih dan meteskan air mata, seakan tidak percaya dengan kepergian Fitria yang begitu cepat.

Menurut keluarga, ibu dari 4 orang anak ini sudah lama berpisah dengan suaminya, sehingga ia harus menghidupi anak-anaknya sendiri.

Fitria menghidupi anaknya dengan dengan membuat pempek dari rumah ke rumah jika ada warga yang memesan.

Dalam sehari, ia sanggup membuat 30-40 adonan pempek hanya seorang diri.

"Dia (Fitria) adalah ibu yang kuat dan hebat karena menghidupi keempat anaknya seorang diri," kata Tini saat ditemui, Rabu (25/12/2019) malam. 

Ia menambahkan sangat sedih dan begitu sangat kehilangan korban.

"Kami sangat kehilangan, mau diganti uang pun kami tidak mau," ujarnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved