Warga Lahat Diduga Diterkam Harimau
Warganya Kembali Tewas Diduga Diterkam Harimau, Bupati Lahat Minta BKSDA Serius Atasi Persoalan Ini
Satu warganya bernama Asfani alias Aswadi (56), warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, ditemukan tewas di kebun, Minggu
Menurut Rahmat, Volta rutin seminggu sekali mengantarkan bekal untuk Sang Ayah.
• Cegah Konflik Harimau dan Manusia, Gubernur Sumsel Akan Relokasi Petani dari Hutan Lindung
Tiba di kebun Asfani, diungkapkapkan Rahmat, langsung dilakukan pencarian.
Ia juga terkejut dan cemas ketika ia dan rekanya yang lain menemukan topi dan arit milik korban.
Disitu, kami sudah berpikir ada yang tak beres yang menimpa korban.
Bener saja, saat terus mencari ditemukan paha kiri korban yang berjarak sekitar 50 meter dari pondok.
Kemudian berjarak sekitar 40 meter ditemukan tangan dan dari situ atau sekitar 50 meter ditemukan kerangka kepala.
Nah sejauh ini yang belum ditemukan yakni bagian badan karena hujan deras saat dalam pencarian itu.
"Korban ini sudah tiga minggu bermalam di kebun. Selain merawat kopi saat ini korban sedang menunggu buah duren yang mulai membesar karena takut dimakan kera."
"Ya kami yakin itu kakak ipar kami,. Apalagi ditemukan pakaianya, "tuturnya.
Saat kejadian korban hanya sendiri sehingga tidak ada yang melihat korban tewas karena apa.
Namun kuat dugaan diduga diterkam harimau karena mereka melihat ada tapaknya.
• Suwandi Warga Mulak Ulu Lahat Ditemukan Tewas di Kebun, Warga Menduga Diterkam Harimau
Bahkan ditemukanya korban bermula dari mengikuti jalur tapak tersebut.
"Makanya keluarga juga setuju membawa ke RSUD sehingga bisa mendapat petunjuk atas kematian korban, "ujarnya, saat dibincangibdi Kamar Mayat RSUD, Lahat.
Meninggal Lebih dari 24 Jam
Sementara, pihak RSUD Lahat, dr Ira, yang memeriksa tubuh korban hingga saat ini belum dapat disimpulkan korban meninggal akibat apa terlebih saat ini struktur tubuh korban sudah tak utuh.
Namun, kata dr Ira, korban sudah meninggal lebih dari 24 jam dan ada belatung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/cik-ujang-melayar-warganya-diterkam-harimau.jpg)