Heboh Teror Ular Kobra, Mbah Mijan Sebut Pertanda Munculnya Penyakit Misteris yang Bisa Membunuh
Kasus teror ular kobra yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia membuat warga resah.Bagimana tidak, ular berbahaya tersebut kini keberadaanya sa
Dia memperkirakan, induk dari anak ular itu masuk ke dalam masjid sekitar dua bulan yang lalu, untuk bertelur lantas pergi.
"Proses penetasan telur ular sekitar dua bulan, dan telur ular ini tidak dierami, jadi setelah si induk bertelur, dia pergi," terangnya.

Dia menambahkan, ular yang ditemukan sekitar umur 2 hingga 3 minggu dengan panjang sekitar 20 cm.
Untuk mengantisipasi masjid tersebut digunakan sebagai sarang ular, pihaknya dan pengurus masjid menutup lubang di dalam gudang, yang dijadikan tempat untuk pompa air.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 31 Ekor Anak Ular Kobra Ditemukan di Lipatan Karpet Dekat Mimbar Masjid At Taqwa Sukoharjo, https://www.tribunnews.com/regional/2019/12/17/31-ekor-anak-ular-kobra-ditemukan-di-lipatan-karpet-dekat-mimbar-masjid-at-taqwa-sukoharjo?page=all.
==
Panji Petualang Beberkan Penanganan Tepat saat Digigit Ular Berbisa: Bukan Diikat
Maraknya teror ular kobra di masyarakat, Panji Petualang beberkan cara penanganan tepat saat terkena gigitan ular berbisa.
Hal itu disampaikan Panji Petualang saat hadir sebagai bintang tamu di program acara Call Me Mel (16/12/2019) yang dipandu oleh Melaney Ricardo.
Lantaran tak semua orang tahu bagaimana cara menangani binatang buas tersebut.
Banyak masyarakat yang khawatir rumahnya disambangi oleh ular kobra.
Tak hanya itu, sejumlah masyarakat juga khawatir ular-ular tersebut akan mengigit anggota keluarganya.
Ular kobra memang cukup ditakuti sebab hewan tersebut mengandung racun yang bisa mematikan bagi manusia.
Banyak orang beranggapan, apabila terkena patukan ular berbisa, maka bagian tubuh yang terpatuk harus segera diikat.
Hal tersebut diyakin akan memperlambat penyebaran bisa melalui aliran darah.