Istri Tewas Ditembak Kepalanya oleh Suami Setelah Kepergok Berhubungan Intim dengan Pria Lain
Polisi menduga si suami menyerang Osmara ketika pulang ke rumah, dan memergokinya tengah berhubungan badan dengan pria lain.
TRIBUNSUMSEL.COM - Istri Tewas Ditembak Kepalanya oleh Suami Setelah Kepergok Berhubungan Intim dengan Pria Lain
Ketahuan berhubungan badan dengan pria lain, seorang istri di selatan Meksiko tewas ditembak suami sendiri.
Saat berada di gang di kota Tehuantepec, perempuan bernama Osmara J Martinez itu ditembak di bagian kepala.
Polisi menduga si suami menyerang Osmara ketika pulang ke rumah, dan memergokinya tengah berhubungan badan dengan pria lain.
Diberitakan La Prensa via Daily Mirror Jumat (13/12/2019), suami Osmara yang bernama Alfonso ER langsung murka saat melihatnya.
Si selingkuhan dilaporkan bisa meloloskan diri, namun istri berusia 19 tahun itu tewas ditembak di gang rumah mereka di Lieza.
Jerit tangis keluarga terdengar atas kematian Osmara.
Osmara meregang nyawa dengan penuh kesakitan karena kehabisan darah karena luka tembakan suami sendiri.
Kerabat keluarga yang melihatnya berusaha memberikan bantuan.
Namun, Osmara dinyatakan tewas di lokasi kejadian.
Polisi yang merespons laporan segera melakukan penyelidikan, dan menemukan Alfonso tengah mabuk dengan tanda di bagian leher.
Diduga, dia mencoba bunuh diri dengan menggantung dirinya ketika penegak hukum datang dan mencoba untuk menangkapnya.
Kepada media lokal Meksiko, keluarga Osmara menuturkan korban bertemu Alfonso di usia 14 tahun, dan tidak lulus sekolah.
Saat itu, keluarga menentang pernikahan mereka.
Sebab selain di bawah umur, jarak usia Osmara dan suami cukup jauh, tujuh tahun.
"Kami tak pernah setuju dia menikah dengannya (Alfonso)," ujar salah seorang anggota keluarga kepada El Universal.
Kerabat itu mengungkapkan, Osmara selalu mengunjungi mereka dengan lebam di wajah.
"Dia selalu mengatakan dia melukai dirinya saat bepergian," terangnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya".
Miliuner Ini Diduga Bunuh Model Seksi dan Melemparnya dari Apartemen Usai Berhubungan Intim Bertiga
Sedang berlibur di Kuala Lumpur, Malaysia, pasangan kaya raya dari Bitcoin yang berasal dari Amerika Serikat Alex Johnson dan istrinya Luna, malah harus berurusan dengan hukum.
Untuk hura-hura, mereka menyewa seorang model Belanda bernama, Ivana Smit (18).
Meski masih belia, Ivana Smit adalah sosok yang dikenal bersedia untuk melakukan hubungan badan bertiga termasuk saat disewa oleh pasangan Alex Johnson dan Luna.
Enam jam setelah itu Ivana ditemukan tewas tanpa busana.
Tubuhnya dilempar dari atas apartemen.
Menurut penyelidikan kepolisian, dia sudah mati sebelum dilemparkan dari unit apartemen tersebut.
Kasus ini dibuka kembali setelah keluarga korban melakukan upaya untuk mementahkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwenang sebagaimana diungkap Daily Mail, dikutip Warta Kota, Sabtu (30/11/2019).
Dipastikan model Belanda itu bukan terjatuh dari apartemen tapi dibunuh.
Terlihat sejumlah luka serius di tubuh korban.
Selain dibunuh, korban diduga dilempar dari ketinggian setelah melakukan hubungan bertiga di apartemen milik miliuner asal Amerika Serikat (AS) itu.
Sebelum ditemukan tewas, dari pengamatan CCTV tubuhnya digendong oleh miliuner Bitcoin tersebut di depan mata istrinya untuk dibawa ke apartemen mereka.
Kasus kematian wanita cantik berusia 18 tahun itu terjadi pada bulan Desember 2017.
Awalnya, pihak berwenang mengatakan, tidak ada permainan busuk dalam kasus itu, tetapi putusan itu dibatalkan, pekan lalu.
Polisi Malaysia sekarang membuka penyelidikan pembunuhan dan akan memanggil kembali para saksi serta tersangka pembunuhnya.
Laporan ini ditulis oleh Tim Sticking untuk Mail Online yang dikutip Warta Kota.
Kematian model remaja Belanda yang jatuh dari balkon lantai 20 di Malaysia itu, sekarang disebut sebagai kasus pembunuhan penting dan mendapat perhatian serius, kata polisi.
Detektif akan membuka penyelidikan baru, yang dilakukan hampir dua tahun, setelah Ivana Smit meninggal.
Pihak Koroner, pada awalnya, memutuskan bahwa tidak ada permainan busuk, tetapi pengadilan Malaysia membatalkan temuan itu, minggu lalu, setelah keluarga korban naik banding.
Polisi Malaysia, sekarang, akan kembali memanggil kembali saksi, meskipun miliuner Bitcoin, Amerika Serikat dan istrinya membantah keterlibatan dalam kematiannya.

Mereka diduga berhasil kabur dengan sebelumnya mengeluarkan sejumlah besar uang.
Mereka diyakini telah lama meninggalkan negara itu.
Miliuner Bitcoin Amerika, Alex Johnson dan istrinya Luna mengakui, mereka telah melakukan hubungan seks bertiga dengan Ivana, sebelum dia meninggal, tetapi menyangkal keterlibatan mereka dalam kematiannya.
Tubuh telanjang Ivana ditemukan di lantai enam mezanine blok apartemen pada bulan Desember 2017 - lebih dari selusin lantai di bawah tempat dia tinggal bersama miliuner Amerika, Alex Johnson dan istrinya, Luna.
Polisi Kuala Lumpur, awalnya, mengatakan, kematiannya adalah kecelakaan atau bunuh diri, tapi pemeriksaan diluncurkan, tahun lalu, di bawah tekanan dari keluarga.
Tubuh Smit diterbangkan kembali ke Belanda, di mana dalam otopsi kedua yang dilakukan polisi Belanda, mereka menemukan memar di lengannya dan trauma di bagian belakang kepalanya.
Jejak obat-obatan dan alkohol juga ditemukan dalam tubuh Smit dan DNA Alex Johnson juga ditemukan di bawah kuku jarinya.
Namun, koroner Malaysia, Mahyon Talib memutuskan pada bulan Maret, tahun ini, mungkin ada perlawanan, tapi tidak ada yang menyebabkan kejatuhannya yang fatal.

Dia mencatat, kematiannya sebagai 'misadventure', tapi sebuah pemeriksaan mengungkap, dia mungkin sudah mati dibunuh, sebelum dia jatuh dari balkon.
Keluarga Ivana mengajukan banding atas putusan tersebut dan pekan lalu, dibatalkan oleh Pengadilan Tinggi Malaysia, yang mendapati bahwa kematiannya disebabkan oleh pembunuhan dan memerintahkan kasus itu dibuka kembali.

Kemarin, polisi Malaysia mengungkapkan, mereka membuka kembali penyelidikan setelah mengklasifikasikan kematiannya sebagai tindakan pembunuhan.
Satu gugus tugas akan dibentuk untuk kasus ini, kata Huzir Mohamed, kepala departemen investigasi kriminal kepolisian.
"Kami akan memanggil kembali saksi dari siapa kami telah mengambil pernyataan, dan memanggil saksi yang sebelumnya tidak diinterogasi," katanya.
Johnson dan istrinya ditahan untuk diinterogasi, tetapi tidak ada dakwaan yang diajukan dan mereka meninggalkan Malaysia, tahun lalu.
Dalam sebuah wawancara dengan Mail Online, awal tahun ini, pasangan itu mengaku, mereka melakukan hubungan seks bertiga atau threesome dengan Ivana, tapi membantah terlibat dalam kematiannya.

Sesuai rekaman CCTV sebelum kematiannya menunjukkan, Johnson mebopong tubuh Ivana keluar dari sebuah klub malam jam 5 pagi dan istrinya mengikuti di belakang.
Johnson yang lahir di Texas dan istrinya mengatakan mereka tertidur pada saat Ivana jatuh.
Tubuhnya tidak ditemukan, selama beberapa jam kemudian.
Pasangan itu juga mengklaim bahwa mereka telah menerima panggilan telepon yang mengancam akan menculik anak mereka, sebelum mereka meninggalkan Malaysia.

Johnson berkata:
"Kami sama sekali tidak ada hubungannya dengan kematiannya."
Istrinya berkata:
"Ivana adalah teman kami dan kami berdua memiliki hubungan dengannya."
"Dia datang bersama kami dengan rela, malam itu."
"Saya berharap, memiliki lebih banyak waktu untuk mengenalnya."
"Saya kehilangan teman."
Ivana juga mengirim foto kepada pacarnya Lukas Kramer pukul 7.25 pagi, tepat dua setengah jam sebelum polisi mengatakan, dia meninggal.
Sebelum kematiannya, remaja itu bekerja di peragaan busana untuk Chanel dan merek-merek lain.
Polisi yakin, Ivana jatuh dari balkon pasangan itu sekitar pukul 10 pagi.
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Terungkap Sebelum Jasad Model Ditemukan di Blok Apartemen Tubuhnya Dibopong Miliuner AS dan Istrinya