Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Lucianty Pahri Sambut Positif Aturan Mantan Napi Koruptor Tidak Dilarang Nyalon Pilkada

Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) RI tidak melarang napi eks koruptor untuk maju Pilkada serentak tahun 2020

Tribunsumsel.com/Arief Basuki Rohekan
Lucianty Pahri 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) RI tidak melarang napi eks koruptor untuk maju Pilkada serentak tahun 2020.

Keputusan ini disambut positif sejumlah pihak, diantaranya Lucianty Pahri.

Lucianty menilai putusan tersebut sangat penting bagi dirinya, maupun orang yang mengalami nasib yang sama seperti dirinya.

"Mungkin info itu bagus dan penting bagi mereka yang masih punya tujuan politik. Tapi alhamdulillah bagi kami, dan mungkin harus diberikan kesempatan bagi yang muda- muda, sebab zaman kami sudah selesai."

"Kini saatnya menikmati kebersamaan dengan keluarga," kata Lucianty, Rabu (11/12/2019).

Dijelaskan mantan anggota DPRD Sumsel ini, ia menyebut Mk memutus hal itu, dengan mengkaji dan mempertimbangkan dengan sangat matang.

"Jadi kalau menurut kami sudah cukup baik, tapi mungkin menurut kacamata orang politik yang punya kepentingan berpendapat macam- macam atau berbeda- beda," tuturnya.

Ditambahkan istri mantan Bupati Muba Fahri Azhari ini, ia kemungkinan akan menjauhi dunia politik.

Namun, tetap berbuat bagi masyarakat melalui bidang lainnya.

"Berbuat untuk masyarakat itu, tidak harus ketika sudah menjadi pemimpin, tapi jadilah manusia yang dapat berbuat dan bermanfaat bagi masyarakat, kapanpun dan dimanapun berada. Insya allah semua dapat kemudahan Allah," tukasnya.

Halaman
12
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved