Berita Muratara
Kisah Iwan Bikin Wakil Bupati Muratara Terharu, Kehilangan Kaki Akibat Musibah Kecelakaan Kerja
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Iwan harus kehilangan kakinya akibat musibah kecelakaan kerja yang dialaminya delapan tahun silam
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Iwan harus kehilangan kakinya akibat musibah kecelakaan kerja yang dialaminya delapan tahun silam.
Kaki kirinya terpaksa diamputasi setelah mengalami patah akibat tertimpa pohon besar.
Ia akhirnya menjadi penyandang disabilitas dan menggunakan kaki palsu untuk beraktivitas sehari-hari.
Iwan warga Desa Pulau Kidak, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), baru-baru ini berkesempatan bertemu dengan Wakil Bupati Muratara, Devi Suhartoni.
Sebelumnya tidak pernah terpikir olehnya bisa berjumpa dengan orang nomor dua di Kabupaten Muratara.
• Dody Warga Kertapati Ngantuk, Mobil Honda Mobilio yang Dikendarainya Masuk Jurang
"Seperti dalam mimpi, ada pejabat yang mau bertemu dengan saya rakyat kecil yang cacat ini," kata pria 35 tahun ini.
Ia bercerita tentang nasibnya yang kini menjadi difabel hingga membuat Devi Suhartoni terharu.
Kala itu kata Iwan, segala cara telah dilakukan untuk mengobati kakinya baik pengobatan medis maupun tradisional.
Akan tetapi pengobatan itu tak berhasil, hingga kakinya mengalami infeksi dan akhirnya diamputasi.
Dengan kondisi tersebut, ia harus menggunakan kaki palsu untuk melakukan aktivitas.
Namun kaki palsunya tidak dapat berfungsi secara sempurna dan terkadang membuat kakinya merasa sakit.
"Kalau berjalan lima meter saja, saya seperti mau jatuh, kaki saya terasa sakit sekali," ujarnya.
Ia memberanikan diri untuk meminta dibelikan kaki palsu yang baru kepada Wakil Bupati Muratara Devi Suhartoni.
• Hari Disabilitas Internasional : Ini Kisah Ningsih Pendidik Anak Tunagrahita, Duka Dianggap Suka
Ia berharap dibelikan kaki palsu yang baru itu agar dirinya bisa menjalani aktivitas layaknya orang normal.
"Saya mau minta kaki palsu kepada bapak (Devi Suhartoni), mudah-mudahan bapak mau membelinya," ujar Iwan.