Harimau Terkam Warga

Harimau Masuk ke Kebun, 6 Warga Pagaralam Terkurung di Pondok, Anjing Tak Berani Menggonggong

Enam orang petani yang sempat tak berani keluar pondok karena ketakutan melihat harimau diantaranya Nupis (42) , Diliadi (50) , Pingki (21), Jumadi

Penulis: Yohanes Tri Nugroho | Editor: M. Syah Beni
TRIBUNSUMSEL.COM/ YOHANES TRI NUGROHO
Enam orang petani yang sempat tak berani keluar pondok karena ketakutan melihat harimau diantaranya Nupis (42) , Diliadi (50) , Pingki (21), Jumadi (45) , Neus ( 42) , Jimi (40) akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan. 

Harimau Melintas, Dua Anjing Petani Tak Berani Menyalak

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Enam orang petani yang sempat tak berani keluar pondok karena ketakutan melihat harimau diantaranya Nupis (42) , Diliadi (50) , Pingki (21), Jumadi (45) , Neus ( 42) , Jimi (40) akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan.

Mereka selama satu malam hanya dapat berdiam pondok, setelah satu diantara mereka melihat langsung raja hutan melintas di areal kebun yang tengah digarap.

Harimau sebesar anak sapi itu berjalan melintas kebun warga yang berjarak empat kilometer dari hutan lindung.

"Saya melihat sendiri harimau itu melintas. Saat itu saya sedang duduk di depan pondok. Saya langsung masuk bersama beberapa teman lain," ungkap Nupis kepada Tribunsumsel.com.

Disaat itu dua anjing yang turut dibawa ke kebun tak sama sekali menyalak keduanya hanya diam terpaku.

Padahal biasanya kedua anjing cukup aktif jika ada hewan atau orang asing melintas.

Sementara Nupis dan lima orang rekannya langsung masuk ke pondok dan menutup pintu rapat-rapat.

Pada malam harinya, dari sela sela pondok, Ia mengaku beberapa kali melihat samar samar kehadiran harimau di sekitar pondok.

Namun gelapnya malam, membuatnya tidak mengetahui persis jumlahnya.

"Sore jelas sekali saya lihat, kepalanya itu sebesar tank semprotan racun ini. Malam harinya, kami hanya melihat samar samar dari dalam pondok, harimau itu masih berkeliaran," katanya sembari menunjuk sebuah alat penyemprot racun.

Ia mengaku telah cukup lama menggarap kebun dan bermalam di pondok.

Selama ini belum pernah melihat harimau melintas.

Ia mengaku akan pulang kerumah pasca kejadian yang menimpanya itu.

Dan akan kembali ke kebun jika situasi telah kembali aman.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved