Harimau Terkam Warga
Antisipasi Ada Warga yang Kembali Dimakan Harimau, Polisi Cari Petani yang Masih Berada di Kebun
Polres Pagaralam menyisir keberadaan petani yang masih berada di kebun, sebagai antisipasi agar tidak ada warga yang dimakan harimau
TRIBUNSUSMEL.COM, PAGARALAM - Polres Pagaralam menyisir keberadaan petani yang masih berada di kebun, sebagai antisipasi agar tidak ada warga yang dimakan harimau.
"Usai mengevakuasi korban, kami bersama warga dan TNI langsung menyisir lokasi untuk mencari apakah masih ada petani yang bermalam dikawasan tersebut," kata Kapolsek Dempo Selatan Iptu Zaldi.
Dari hasil penyisiran tim berhasil mendapati petani yang masih bermalam dikawasan tersebut.
Melihat hal ini tim langsung mengevakuasi petani untuk diminta meninggalkan kebun agar tidak terjadi hal serupa.
• Jasad Yudi Berada di Kawasan Hutan Lindung Tebat Benawa, Pemerintah Sebut Habitat Harimau Terganggu
Pihak Kecamatan juga langsung memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat Desa Tebat Benawa untuk sementara waktu tidak ke kebun dulu.
"Larangan ini sampai ada info langsung yang menyatakan kondisi sudah aman dari ancaman Harimau tersebut," ujar Camat Dempo Selatan Dra Suteri Duadji.
• Oli Cemari Sungai Bikin Nelayan Kayuagung Sulit Dapat Ikan, Pendapatan Turun Sampai 90 Persen
Diketahui, Kamis (5/12/2019) sekitar pukul 10.00 WIB seorang petani tewas dimakan harimau.
Korban yaitu Yudiansyah (40) warga Desa Karang Dalam Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat.
Korban ditemukan tewas dikawasan Talang Tani Desa Tebat Benawa Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam.
Yudi ditemukan berjarak sekitar 10 meter dari pondok miliknya.
Saat tubuh Yudi ditemukan, saksi juga melihat Harimau sumatera masih berada di dekat jasad korban.