Cerita Makam Putri Penuh Bendera Merah Putih, Ada yang Panjangnya 35 Meter

Makam yang berada di Desa Pampangan Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kian hari semakin dipadati dengan bendera merah putih.

Cerita Makam Putri Penuh Bendera Merah Putih, Ada yang Panjangnya 35 Meter
YOHANES TRINUGROHO/TRIBUNSUMSEL.COM
Cerita Makam Putri Penuh Bendera Merah Putih, Ada yang Panjangnya 35 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Makam yang berada di Desa Pampangan Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kian hari semakin dipadati dengan bendera merah putih.

Bendera merah putih beragam ukuran memenuhi kubah persemayaman terakhir seorang putri cantik jelita yang dipercaya masyarakat sekitar wafat karena melawan penjajah Belanda.

"Putri Ayu yang disemayamkan di tempat ini dipercaya putri yang cantik jelita dan berkulit bening. Bahkan ketika Ia minum air yang masuk dari mulut dan kerongkongan dapat terlihat," ungkap Juru Kunci Makam, Jaiman (93).

Jaiman menyebut jumlah bendera merah putih di gubah makam diperkirakan sudah mencapai ratusan dan memiliki banyak ukuran. Ukuran bendera terbesar yakni 4 x 3 meter dan terpanjang ukurannya mencapai 35 meter.

Bendera tersebut bukan sengaja dipasang oleh ahli waris namun pemberian dari para pengunjung makam dari berbagai daerah. Bendera itu diberikan usai suatu permohonan yang disampaikan di makam ini terkabul.

"Bukan Putri yang mengabulkan permintaan atau doa itu, tapi hanya perantara. Tuhan yang mengabulkan semua itu. Misalnya, minta kesembuhan. Ketika sudah sembuh ada yang mengirim bendera, hingga banyak seperti ini," katanya.

Dari cerita masyarakat sekitar, kecantikan sang putri itu pun membuat penjajah Belanda berniat mempersuntingnya. Putri menolak sehingga Belanda pun akhirnya membunuhnya karena kecewa pinangannya ditolak.

Selain makam Putri Ayu, terdapat 9 makam lain yang ada dalam satu kubah yang dipenuhi bendera merah putih itu. Namun makam Putri Ayu atau Putri Kulit Bening yang paling dikenal di tengah masyarakat sekitar.

Penulis: Yohanes Tri Nugroho
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved