Tips dan Trik

Segera Lakukan Ini Ketika Digigit Ular Berbisa, Jangan Isap Itu Bisa Berbahaya

Sejumlah pecinta hewan dan masyarakat meninggal karena dipatuk ular membuat komunitas pecinta hewan prihatin dan turut berduka

Penulis: Hartati | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Hartati
Komunitas pecinta hewan Dbratstyle memamerkan hewan peliharaan mereka. Umumnya hewan ini bukan jenis berbisa dan hasil ternak sendiri bukan ditangkap dari alam liar sehingga lebih jinak. 

Jika ada cobra itu biasanya hewan yang diselamatkan dari alam liar atau hewan yang didapat warga dan disiksa jadi daripada mati maka diselamatkan pecinta hewan.

Jika terlanjur didigit ular berbisa maka yang harus dilakukan yakni segera mendapat pertolongan media profesional ke rumah sakit terdekat.

Selama belum mendapat pertolongan medis, korban digigit ular harus ditangani dengan benar.

Bagian tubuh yang digigit ular harus diberi gips atau penyanggah dan diikat.

Tujuannya agar jangan terlalu banyak bergerak sebab raeksi racun akan langsung menyerang otak.

Sejumlah tips yang beredar jika bagian tubuh yang dipatuk ular diikat agar bisa tidak menyebar itu salah besar.

Sebab bagian ujung tubuh yang ikat itu bisa busuk dan harus diamputasi kalau diikat simpul mati.

Bekas gigitan ular juga tidak dianjurkan diisap untuk meggelaurkan bisa karena sama bahanya dampak ini.

"Begitu kena gigit langsung bawa ke rumah sakit jangan lakukan penanganan macam-macam sebab jika salah nyawa taruhannya," ujarnya.

Rafiq sendiri memiliki enam ekor ular Sanca di rumah dan juga pernah dipatuk ular itu.

Namun dia bersyukur karena Sanca bukan hewan berbisa sehingga dia bisa selamat hingga kini.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved