Kabupaten PALI Susah Sinyal Ponsel, DPRD Minta Diskominfo Jangan Diam

Masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengeluhkan sulitnya melakukan komunikasi menggunakan telepon seluler

Kabupaten PALI Susah Sinyal Ponsel, DPRD Minta Diskominfo Jangan Diam
RAIGAN/SRIWIJAYAPOST
Susah sinyal di Kabupaten Pali. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI - Masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengeluhkan sulitnya melakukan komunikasi menggunakan telepon seluler, lantaran minimnya jaringan provider, Senin (5/11/2019).

Kondisi ini membuat anggota Dewan Perwalian Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI Irwanto menginginkan pemerintah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PALI untuk tidak berdiam diri dan segera mencarikan solusinya.

Politisi dari Partai Golkar, Irwanto menuturkan, bahwa seperti di wilayah Desa Muara Sungai Raja Kecamatan Tanah Abang dan sekitarnya serta di wilayah Kecamatan Talang Ubi yang ada di pelosok, misal di Semangus dan Jerambah Besi, namun ditengah kota Pendopo pun terkadang sinyal handphone sangat lemot.

Ternyata Ini Masalah Proyek Jalan di Sumsel, Diungkap Ketua Komisi IV DPRD Sumsel

Breaking News: Dua Mobil Kejar-kejaran di Palembang Sampai Akhirnya Ada yang Melempar Dongkrak

"Jangankan untuk internetan untuk menelepon saja kadang putus-putus," ungkap Irwanto, Senin (5/11/2019).

Mengatasi permasalahan itu, Irwanto menyarankan Diskominfo PALI untuk mencari solusi atau "menggedor" operator provider agar membangun tower di wilayah yang belum terjangkau jaringan seluler.

"Kemajuan teknologi masih belum merata dirasakan masyarakat PALI, jadi kami harapkan Pemkab PALI melalui Kominfo untuk cari solusi," jelasnya.

Sementara, Asrohi Kepala Diskominfo PALI melalui Kabid Telekomunikasi informasi dan Komunikasi, Bertha Hariyanto mengakui bahwa pihaknya sudah melaksanakan program internet gratis.

"Tahun 2019 ini sudah kita lakukan pemasangan jaringan internet dibeberapa kecamatan, hanya saja difokuskan pada instansi-instansi. Kedepan sudah kita wacanakan internet untuk masuk desa. Jadi untuk jangkauan menyeluruh, kita lalukan bertahap," ujar Bertha.

Untuk mengetahui wilayah mana yang masih belum tersentuh provider seluler, Bertha menyarankan kepada seluruh Camat untuk menginventarisasi wilayahnya untuk kemudian dijadikan prioritas pembangunan jaringan internet.

"Jadi kita bisa memetakan wilayah mana saja yang jaringan internet atau sinyal seluler lakbat, Kemudian kita usulkan untuk mendapatkan bantuan pembangunan jaringan internet," ujarnya.(cr2)

RAIGAN/TRIBUNSUMSEL.COM
Warga Kabupaten PALI berkumpul di suatu tempat untuk mencari jaringan sinyal internet.

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved