Berita Palembang

Sidang Otak Pembunuhan Driver Taksi Online Palembang : Saya Pasrah Teman Sudah Divonis Mati

Akbar Al farizi (34 tahun), otak Pembunuh Sofyan driver taksi online, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1 A khusus Palembang

Sidang Otak Pembunuhan Driver Taksi Online Palembang : Saya Pasrah Teman Sudah Divonis Mati
Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Akbar Al farizi (34 tahun), otak Pembunuh Sofyan driver taksi online, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1 A khusus Kota Palembang, Kamis (31/10/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Akbar Al farizi (34 tahun), otak Pembunuh Sofyan driver taksi online, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1 A khusus Kota Palembang, Kamis (31/10/2019).

Saat menjalani persidangan, terdakwa terlihat tenang dengan sesekali menarik nafas panjang dihadapan majelis hakim yang diketuai Efrata.

Ditemui setelah persidangan, Akbar yang tengah digiring menuju sel tahanan sementara di PN Palembang, mengaku pasrah dan siap menjalani apapun hukuman yang diputuskan.

Termasuk hukuman mati seperti yang dijatuhkan kepada Ridwan alias Rido (42 tahun) dan Acuandra alias Acun (21 tahun), dua rekannya yang terlibat menghabisi nyawa Sofyan.

Inta Ferin Mahasiswi di Palembang Dilaporkan Hilang, Tinggalkan Surat Wasiat, Ini Isinya

"Saya pasrah saja. Teman yang lain sudah divonis mati. Bisa saja saya juga seperti mereka," ujar Akbar dengan nada suara lemah sembari tetap berlalu menuju ke sel sementara di PN Palembang.

Sebelumnya, pada sidang dengan agenda mendengarkan pembacaan dakwaan, Penuntut Umum Kejati Sumsel Purnama Sofyan SH menuntut terdakwa dengan pasal 340 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Dengan demikian, hukuman maksimal yang dapat diterima terdakwa adalah hukum mati.

Ibu-ibu Geruduk Kantor Polisi Minta Tutup Warung Jablay di Kalsel, Kesal Uang Suami Habis Dipeloroti

"Bahwa terdakwa bersama dengan saksi anak FA Ridwan alias Rido dan Acuandra alias Acun dengan sengaja dan berencana terlebih dahulu merampas nyawa korban Sofyan," ujar Purnama saat membacakan dakwaan.

Diketahui, Akbar Al farizi (34) otak Pembunuh Sofyan driver taksi online, dibawa petugas ke Mapolda Sumsel untuk diperiksa, Rabu (21/9/2019) lalu.

Dengan kaki dibalut perban akibat dua peluru bersarang di betis dan telapak kaki kirinya karena melawan saat ditangkap, Akbar berjalan terpincang-pincang saat digiring ke Jatanras Polda Sumsel.

Halaman
12
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved