Berita Kayuagung

Oknum Guru di OKI Diduga Cabuli Siswa SD, Korban Diancam Tidak Naik Kelas

Oknum Guru di OKI Diduga Cabuli Siswa SD, Korban Mengaku Diancam dan Digilir Satu Persatu di Gudang

Oknum Guru di OKI Diduga Cabuli Siswa SD, Korban Diancam Tidak Naik Kelas
shutterstock
ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Oknum Guru di OKI Diduga Cabuli Siswa SD, Korban Mengaku Diancam dan Digilir Satu Persatu di Gudang

Seorang oknum guru SD di Ogan Komering Ilir (OKI) dilaporkan oleh sejumlah orangtua siswa.

Oknum guru tersebut diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap siswa SD.

Sejumlah siswi Sekolah Dasar didampingi oleh orangtuanya melaporkan seorang guru sekolah ke SPKT Polres OKI.

Pasalnya oknum guru sekolah yang dilaporkan ini diduga telah melakukan tindak pidana tentang Undang-undang perlindungan anak dengan perkara cabul.

Ingat Pinkan Mambo Eks Duo Ratu? Diisukan Jatuh Miskin di Amerika, Kini Kerja Jadi Sopir Hingga ART

Viral Pengantin Wanita Asal Sulbar Meninggal Akibat Kelelahan Saat Resepsi, Sang Suami Menangis Pilu

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra SH SIk MM melalui Kepala Kepala SPKT Aipda Saparuddin Kailani mengatakan, oknum guru yang dilaporkan merupakan guru SD di Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),.

Oknum guru tersebut berinisial As (53).

"Laporan para siswi yang datang dengan orangtuanya ini kami terima. Tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP/B/271/X/2019/Sumsel/Res OKI, diantara korbannya yakni MH (11) warga Kecamatan Mesuji Makmur OKI dengan orang tuanya R (34)," ujar Saparuddin, Rabu (30/10/2019).

Dia menjelaskan, dari pengakuan orang tua korban perbuatan oknum guru yang sekaligus sebagi wali kelas ini diketahui pada Kamis (17/10) sekira pukul 08.00, bertempat di gudang sekolah.

Yakni bermula ketika korban dan korban lainnya diminta untuk mengerjakan tugas hafalan pelajaran IPS.

Halaman
12
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved