Breaking News:

Berita Pendidikan

Kualitas Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumsel Kalah dari Lampung, Ini Sebabnya

Kepala LLdikti Wilayah II Prof Slamet Widodo mengakui kualitas Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumsel masih kalah dari PTS di Lampung.

Penulis: Melisa Wulandari | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM/MOCHAMAD KRISNARIANSYAH
Kepala LLdikti Wilayah II Prof Slamet Widodo 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Kepala LLdikti Wilayah II Prof Slamet Widodo mengakui kualitas Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumsel masih kalah dari PTS di Lampung.

"Untuk akreditasi A nih ya masih banyak di Lampung. Dan perguruan tinggi swasta (PTS) 10 besar dari LLdikti wilayah II ini juga banyak dari Lampung," katanya.

"Di Sumsel juga ada yang masuk 10 besar di LLdikti Wilayah II, seperti Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Universitas PGRI Palembang, Universitas Bina Darma Palembang."

"Dan kenapa Sumsel masih kalah sama Lampung karena kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga, SDM PTS di Sumsel ini harus terus ditingkatkan, terutama guru besar," ujarnya.

Singkirkan Puluhan Peserta Luar Negeri, Dellia Raih Emas di Abudhabi Lewat Karya Ilmiah Cocor Bebek

Karena fungsi utama dalam pengelolaan perguruan tinggi itu ada pada SDM.

"Saya selalu mendorong perguruan tinggi swasta (PTS) agar SDMnya ditingkatkan terutama untuk jabatan fungsionalnya (jafung)," ujarnya.

Di era persaingan semakin ketat ini dirinya juga mengatakan bahwa perguruan tinggi asing akan masuk ke Indonesia, masuknya perguruan tinggi asing ini karena adanya komitmen Indonesia dengan World Trade Organization (WTO).

Tidak hanya komitmen dibidang ekonomi, sosial dan politik tapi sekarang pendidikan juga masuk ke Indonesia.

"Tapi jangan takut bersaingan, kita harus berbenah diri terutama dari akreditasi yang kita peroleh," katanya.

"Indikatornya kan di akreditasi ini, saya selalu mengimbau bagi universitas atau sekolah tinggi swasta yang akreditasinya belum A ya kita harus terus re-akreditasi, melakukan perbaikan-perbaikan yang sesuai dengan portofolio untuk akreditasi yang terbaik," jelasnya.

Prof Emil Salim Ternyata Lahir di Lahat, Namanya Diabadikan Sebagai Nama Jalan di Lahat

Kalau selama ini perolehan peringkat akreditasi, karena itu ada 9 kriteria penilaian. "Mulai dari pembelajaran, tata laksananya, kepemimpinannya, kerjasama, penjaminan mutunya," ujarnya.

"Kemudian, termasuk kondisi keuangannya, sarana dan prasarananya juga sudah memadai dan yang paling penting sumber daya manusia (SDM) seperti yang saya sebutkan sebelumnya," katanya.

Setelah itu harus memiliki sekretaris dosen juga. "Sekdos itu sangat menguntungkan bagi PTS karena sudah mengurangi beban cost daripada operasional perguruan tinggi tersebut. Saya juga mewajibkan semua dosen itu harus punya sekdos," ujarnya.

Selain itu tak hanya harus memiliki sekdos, dosen juga harus meningkatkan pendidikannya.

"Harus meningkatkan kualitasnya, publikasi, penelitian, proses pembelajaran. Kemudian pengabdian kepada masyarakat, ya bagian dari Tri Dharma perguruan tinggi. Dan itu dievaluasi setiap 6 bulan melalui BKD," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved