Apa itu Copyright ? Sering Disebut Oleh Youtuber, Berikut Penjelasan dan Sejarah Copyright
Copyright yang biasanya dilambangkan dengan huruf 'C' yang diberi lingkaran, adalah hak eksklusif seseorang yang mencintapakan atau pencipta
Apa itu Copyright? Berikut Penjelasan Tentang Hukum, Hak Eksklusif, dan Sejarah Lenkap Copyright
TRIBUNSUMSEL.COM- Copyright yang biasanya dilambangkan dengan huruf 'C' yang diberi lingkaran, adalah hak eksklusif seseorang yang mencintapakan atau pencipta yang memegang hak cipta dari hasil apapun yang ia buat dan hasilkan sendiri
Dalam bahasa Indonesia Copyright berarti Hak Cipta
Dengan hak cipta ini, seseorang dapat membatasi penggunaan atas hasil pekerjaannya untuk disebarkan atau digunakan oleh orang lain
Hak cipta biasanya berbentuk hasil karya, informasi, gambar, suara, dan masih banyak lainnya
Copyright (hak cipta) merupakan salah satu jenis dari hak kekayaan intelektual, tetapi hak cipta memiliki perbedaan yang sangat besar dengan hak kekayaan intelektual
Dikarenakan hak cipta digunakan untuk membatasi penggunaan karya yang ia ciptakan, bukan untuk memonopoli karya yang ia ciptakan
Berdasarkan hukum, hak cipta biasanya hanya sebatas sebuah ciptaan yang dapat berupa atau berbentuk perwujudan suatu gagasan atau hasil karya ciptaan seseorang
Ciptaan seseorang biasanya adalah sesuatu yang dapat dilihat, didengar, dan dirasakan.
Contohnya, sebuah kartun berjudul Mickey Mouse melarang keras untuk melakukan penayangan akan hasil karya yang diciptakan oleh Walt Disney.
Pihak Walt Disney membatasi penggunaan hasil karya mereka yang berupa film untuk ditayangkan secara bebas didalam televisi ataupun media lain tanpa persetujuan mereka
Namun, pihak walt Disney tidak dapat menuntut apabila seseorang menggunakan ide mereka untuk membuat sebuah karakter baru yang berhubungan dengan tikus
Dikarenakan hak cipta yang mereka miliki adalah hak cipta atas hasil karya karakter mickey mouse dalam film kartun yang mereka buat tersebut.
Didalam sejarah hak cipta hampir besamaan dengan penemuan mesin cetak pertama kali.
Dalam penemuan mesin cetak oleh Johannes Gutenberg, setiap prosses untuk membuat sebuah salinan dari setiap hasil dari karya cetak biasanya membutuhkan tenaga dan biaya yang sama