Kapolsek Mulak Ulu, Kabupaten Lahat Minta Batasi OT dan Biduan Tempel

Kapolsek juga mengajak warga khususnya kalangan ibu-ibu jangan mau didatangi biduan tempel.

Kapolsek Mulak Ulu, Kabupaten Lahat Minta Batasi OT dan Biduan Tempel
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Kapolsek Mulak Ulu, AKP Kasmini Dardah 

Kapolsek Mulak Ulu, Kabupaten Lahat Minta Batasi OT dan Biduan Tempel

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Banyaknya pengaruh negatif dari pagelaran orgen tunggal (OT) saat hajatan warga membuat Kapolsek Mulak Ulu, terus gencar melakukan imbauan agar warga ikut berperan dalam mengawasi pagelaran OT. Bahkan, adanya peredaran miras, judi dadu koncang membuat pihak Polsek membatasi OT hanya digelar hingga pukul 18.00 wib.

"Beberapa waktu lalu kita amankan ratusan miras yang dibawa dari luar kecamatab Mulak Ulu. Ada juga dadu koncang. Warga jangan mau desa menjadi tempat peredaran miras dan perjudian untuk itu warga harus jaga desa, "tegas Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK melalui Kapolsek Mulak Ulu, AKP Kasmini Dardah, saat memberikan imbauan kepada warga Desa Babatan, Kecamatan Mulak Ulu, Lahat, Senin (7/10/2019).

Selain itu, Kapolsek juga mengajak warga khususnya kalangan ibu-ibu jangan mau didatangi biduan tempel. Meski belum ada aturan yang melarang namun keberadaan biduan tempel juga memicu khususnya bapak bapak untuk nyawer. Masalahnya, kata kasmini, untuk beli beras dan kebutuhan dirumah tidak ada sementara untuk nyawer rela mengeluarkan uang.

"OT kalaupun harus digelar siang hari dan jadikan OT itu hiburan keluarga bukan menjadi ajang biduan tempel untuk 'membius'bapak bapak nyawer sementara dirumah anak istri gak makan,"imbau Kapolsek, seraya meminta agar warga yang akan menggelar OT untuk membuat surat izin keramaian sehingga terpantau oleh pihaknya.

Ditambahkan Kasmini, larangan OT diterapkan lantaran lebih banyaj modhoratnya ketimbang positifnya. Miras, perjudian, perkelahian hingga tindak pidana lain. "Jadi kami minta warga menolak jika ada warga dari luar akan menjuao miras saat OT. Atau laporkan ke kami," tegasnya. (cr22-sp)

Editor: Eko Adia Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved