Berita Muba

Petro Muba Gandeng Medco Bangun Kilang LPG di Muba, Target 8 Bulan Selesai

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) PT Petro Muba terus bergerak mengembangkan bisnis kilang

Petro Muba Gandeng Medco Bangun Kilang LPG di Muba, Target 8 Bulan Selesai
Tribunsumsel.com
Dodi Reza Alex Bupati Musi Banyuasin 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU-Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) PT Petro Muba terus bergerak mengembangkan bisnis kilang.

Salah satunya dengen berhasil menjalin kerja sam dengan PT Medco dalam mengembangkan bisnis kilang LPG di wilayah Kabulaten Muba.

Direktur PT Petro Muba, Yuliar mengatakan, kerja sama antara PT Petro Muba dan PT Medco dalam megembangkan kilang LPG merupakan percepatan yang dilakukan oleh Pemkab Muba.

Dimana, potensi gas yang ada di Kabupaten Muba cukup besar.

"Kita targetkan dalam kurun waktu delapan bulan pembangunan kilang LPG di Muba ditargetkan selesai. Kurun waktu 8 bulan sampai bisa berproduksi secara komersial sehingga di harapkan Triwulan 3-4 tahun 2020 sudah bisa komersil," ungkap Yuliar.

Lanjutnya, potensi migas yang besar di Kabupaten Muba yang perlu di sinergikan dengan bertujuan membawa investor yang benefit dan Expert dibidang Migas untuk berinvestasi di Kabupaten Muba.

"Adanya kerjasama bisa bisa menarik investor benefit luar daerah. Karena begitu kaya potensi Migas yang ada di Muba," ujarnya.

Baru-baru ini blok Saka Kemang menurut hasil survei dari tim Repsol bahwa ditemukannya cadangan Gas 2 T Kaki Kubik, terbesar nomor 5 di Dunia.

"Maka dari itu PT Petro Muba harus berbenah diri baik dari segi SDM, teknologi, infrastruktur dan modal. Kerja sama PT Petro Muba dengan PT. Medco, dalam rangka percepatan terwujudnya pembangunan LPG Plant merupakan keunggulan yang didapat,"

"Dikarenakan PT. Medco yang sudah mempunyai mesin LPG Plant yang tadinya sudah terpasang di daerah Kaji Kecamatan lais Kabupaten Muba dengan Kapasitas 20 MSCFD atau produksi LPG sebesar
+/- 100 – 120 M3/day, hal ini bisa menjadi referensi awal atau basis untuk pengembangan produksi gas lainnya,"jelasnya.

Sementara, Bupati Muba Dodi Reza, menambahkan selain menekan impor gas pembangunan kilang LPG juga dapat berpengaruh besar terhadap perekonomian daerahnya.

Pasalnya, pembangunan kilang bisa meningkatkan potensi pendapatan anggaran daerah (PAD) yang bersumber dari Sumur Gas Lapangan Jambi Merang yang telah beroperasi sejak 2011 lalu.

"Selain itu kilang baru ini pun akan menyerap tenaga kerja lokal dari Muba. Jadi kalau bicara dampak positif tentu akan banyak, termasuk mengurangi impor LPG pemerintah. Ini merupakan komitmen Pemkab Muba dalam menselaraskan hasil bumi yang ada di Kabupaten Muba,"jelasnya. (SP/ Fajeri)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved