Berita Palembang

Pol PP Sita 32 Mobil Dinas Pemprov Sumsel, Sebagian Berganti Jadi Plat Hitam

Polisi Pamong Praja (Pol PP) Sumsel menyita 32 mobil dinas milik Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Pemprov Sumsel)

Pol PP Sita 32 Mobil Dinas Pemprov Sumsel, Sebagian Berganti Jadi Plat Hitam
Sripo/ Rahmaliyah
Mobil dinas yang diamankan oleh Satpol PP Provinsi Sumsel, Minggu (29/9/2019) berupa mobil Toyota Innova dan truk tangki. 

TRIBUNSUMSEL.COM. PALEMBANG-Polisi Pamong Praja (Pol PP) Sumsel menyita 32 mobil dinas milik Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Pemprov Sumsel).

Mobil dinas itu disita dari oknum atau badan yang tidak berhak atau berwenang.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Aris Saputra mengatakan, upaya yang dilakukan sebagai bagian dari langkah penertiban aset milik Pemprov Sumsel.

Aset selama ini tidak dipakai dan digunakan oleh oknum atau badan yang tidak berwenang.

"Alhamdulillah kita amankan lagi asetnya, terbaru ada empat kendaraan yang berhasil ditarik dan diamankan lagi, yakni dua Toyota Innova, satu unit Toyota Rush dan satu unit mobil tangki. Total sejak sebulan ini sudah 32 unit yang kita amankan," jelasnya saat dihubungi, Minggu (29/9/2019).

10 Ribu Orang Minta Dievakuasi Pasca Rusuh di Wamena Papua yang Menelan 33 Korban Meninggal Tragis

Diungkapkan Aris, saat proses penarikan banyak kendaraan yang plat nomor polisinya berubah menjadi plat hitam seperti laiknya kendaraan pribadi.

"Plat hitam dirubah oleh pemakai. Kita ambil sudah dalam keadaan seperti itu. Baik dari pejabat eselon 2, 3, 4 bahkan staf," katanya.

Herannya, kendaraan dinas yang telah diamankan ada yang tidak digunakan oleh mantan pejabat atau pegawai Pemprov Sumsel lagi melainkan masyarakat biasa.

"Meski Semuanya masih terdaftar di aset Pemprov, Kalo pun tidak terdaftar lagi akan kita selusuri bagaimana prosesnya bisa hilang dan berubah status kepemilikan .

Pemprov Sumsel masih berupaya untuk melakukan tindakan persuasif dalam pengamanan aset-aset milik Pemprov Sumsel.

Melihat Koleksi Belasan Senjata Antik Ditemukan di Sungai Musi, Benarkah Peninggalan Sriwijaya?

"Kita ingatkan dan disurati. Sejauh ini berharap ada kesadaran dari pihak yang masih menguasai aset milik Pemprov," jelasnya.

Ia mengimbau oknum-oknum yang sudah tidak berhak dan berwenang yang masih memakai dan menggunakan aset milik Pemprov baik aset bergerak atau tidak bergerak yang belum mengembalikan untuk segera mengembalikan dengan kesadaran sendiri.

"kalau tidak maka kami Satpol PP Prov akan mengambil dan menariknya sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku bahkan apabila tidak juga dikembalikan maka Satpol PP akan menurunkan tim satgas khusus bersama pihak kepolisian dan kejaksaan," tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya mengatakan Kedepan, Pemprov Sumsel sepakat pengelolaan dan penertiban aset menggunakan sistem aplikasi.

“Pemprov Sumsel mengajak Kejati untuk bersama membantu menyelamatkan aset bergerak maupun tidak bergerak. Saya mengharapkan dalam waktu dekat OPD sudah menginventarisi semua aset dengan sistem aplikasi,” pungkasnya. (SP/ Rahmaliyah)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved