Putra Mahkota Dikabarkan Akan Gantikan Dirinya, Ini Jawaban Alex Noerdin 

Isu suksesi yang ada di tubuh partai Golkar Sumsel terus berembus kencang.

Putra Mahkota Dikabarkan Akan Gantikan Dirinya, Ini Jawaban Alex Noerdin 
Tribunsumsel.com
Alex Noerdin. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Isu suksesi yang ada di tubuh partai Golkar Sumsel terus berembus kencang.

Sebelumnya ketua DPD I Golkar Sumsel Alex Noerdin mencopot jabatan 7 politisi senior Golkar Sumsel dari pengurus harian, dan menunjuk menantunya Fatra sebagai ketua Fraksi di DPRD Sumsel. banyak yang menganggap ini adalah langkah untuk memuluskan jalan putra mahkota Dodi Reza Alex ke depan menggantikan dirinya.

Alex Noerdin sendiri tidak membantah atau mengiyakan isu yang berkembang tersebut, namun belum tahu proses tersebut akan dilakukan kapan.

"Saya menjabat ketua DPD sampai dengan setelah Munas, kemudian akan dilanjutkan Musda. Siapa yang ganti, tanggalnya Musda saja belum tahu apalagi yang mengganti," kata Alex Noerdin.

Alex melanjutkan meski dirinya akan dilantik sebagai anggota DPR RI nantinya, namun jabatan ketua DPD I Golkar Sumsel tetap diembannya, hingga musyawarah daerah Golkar Sumsel dalam agenda pemilihan ketua baru dilakukan.

"Jadi begini, 1 Oktober saya dilantik dan posisi ketua DPD I Golkar Sumsel tetap, bukan karena duduk sebagai anggota DPR harus lepas," ujarnya.

Pemecatan 7 pengurus DPD I Golkar Sumsel oleh DPP berujung panjang, para kader yang merasa dizolimi. Menurut perwakilan kader senior Golkar yang dipecat atau tim 7, Rozak Amin, pihaknya sudah lama berada di Golkar, dan tidak mengetahui secara pasti, apa alasan hingga dicopot dari pengurus harian tersebut.

"Saya sudah sejak 1977 jadi kader Golkar dan saya memulai dari DPD II Golkar Palembang. Jadi kami mempertanyakan putusan tersebut, karena di partai ada mekanisme dan aturan AD/ART. Dimana mengganti dan memecat pengurus sudah diatur, tidak dengan semena- mena harus dilihat dahulu tingkat kesalahan, dan alasannya apa dan melalui mekanisme minimal rapat. Tidak sekonyong- koyongnya ganti semaunya saja, dan ini bukan perusahaan," tegasnya.

Rozak yang menjabat sebagai Wakil ketua bidang kaderisasi dan keanggotaan Golkar Sumsel ini sebelumnya, menerangkan jika mereka duduk dikepengurusan Golkar selama ini melalui Musyawarah Daerah (Musda), dan bukan karena penunjukan tertentu.

"Saya dulu sekretaris Golkar Sumsel periode pertama pak Alex Noerdin menjabat. Tapi apakah begitu proses kami tiba- tiba dipecat, dan kami ini sudah tua juga, dan tidak mungkin berumur disitu saja. Harusnya kami dikasih tahu dengan baik, dan saya tidak ada kepentingan pribadi mengingat umur saya sudah 69 tahun dan kita tidak tahu dibalik itu (pemecatan). Apakah memuluskan langkah- langkah politik lainnya kita tidak tahu," beber mantan Sekretaris AMPI Sumsel.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved