Kepala BNPB RI Letjend TNI Doni Monardo Anjurkan Sumsel Punya Dana Cadangan Kebencanaan

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan di tahun pertama menjabat sebagai Gubernur dirinya sudah menginventarisir pentingnya pencegahan dan pemadaman.

Kepala BNPB RI Letjend TNI Doni Monardo Anjurkan Sumsel Punya Dana Cadangan Kebencanaan
HUMAS PEMPROV SUMSEL
Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjend TNI Doni Monardo menggelar Rakor Karhutla di Wilayah Provinsi Sumsel, Rabu (25/9/2019). 

TRIBUNSUMSELCOM, PALEMBANG - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjend TNI Doni Monardo menganjurkan Pemerintah Provinsi dan anggota DPRD Sumsel memiliki dana cadangan untuk penanggulangan bencana termasuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Hal ini disampaikan saat Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Wilayah Provinsi Sumsel yang dihadiri Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjend TNI Doni Monardo.

Rakor yang berlangsung di Griya Agung, Selasa (24/9/2019) dihadiri juga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Sumsel, Bupati/Walikota yang berdampak Kebakaran Hutan dan Lahan beserta Kodim dan Kapolres serta Para Pejabat di Lingkungan Pemprov Sumsel.

Dalam paparannya, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan di tahun pertama menjabat sebagai Gubernur dirinya sudah menginventarisir pentingnya pencegahan dan pemadaman.

"Kami berharap kehadiran Kepala BNPB RI dapat memberikan langkah strategis sehingga kejadian ini dapat berkurang bahkan dapat mengindari dari Karhutla,"katanya.

Begitu juga diakuinya untuk penegakan hukum sudah luar biasa dilakukan oleh Kapolda Sumsel, Kajati Sumsel dan Pengadilan Tinggi. Begitu juga Pangdam II Sriwijaya yang telah bekerja keras selama di lapangan. Oleh karena itu dia mengucapkan terimakasih atas kebersamaan ini.

Disamping itu, dirinya bersama unsur FKPD Provinsi Sumsel sudah mempunyai ide dalam menyikapi Karhutla khususnya bagi daerah yang rawan kebakaran.

"Kami punya ide bahwa ke depan kepada daerah-daerah yang berulang (terjadi Karhutla) akan kita adakan evaluasi secara khusus terhadap RT/RW tentang kegunaan lahan- lahan yang selalu berulang terbakar, baik itu RT/RW tingkat kabupaten/kota bahkan tingkat Provinsi. Dan hal ini akan dibicarakan dengan DPRD agar langkah ini dapat menjai langkah yang sangat efektif setalah kita melakukan upaya -upaya lainnya,"tutupnya.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjend TNI Doni Monardo mengatakan upaya pencegahan akan lebih baik daripada pemadaman.

"Alhamdullilah kerjasama ini sangat baik hampir seluruh wilayah yang tebakar mulai tiga hari terakhir turun hujan. Ini juga berkat satgas dan doa yang dikendalikan oleh Gubernur. Jadi kita sudah bekerja dan berusaha. Namun, upaya yang kita lakukan belum ada ridho dari Allah,"katanya.

Halaman
12
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved