Berita Prabumulih

Mengamuk dan Melempar Batu, Orang Gangguan Jiwa di Prabumulih Ini Diikat, Diseret, dan Dipukul

Kasmin (31 tahun), warga Desa Gunung Ayu Kecamatan Penukal Abab Kabupaten Pali, nyaris tewas dipukuli

Mengamuk dan Melempar Batu, Orang Gangguan Jiwa di Prabumulih Ini Diikat, Diseret, dan Dipukul
Istimewa
Kasmin (31 tahun), warga Desa Gunung Ayu Kecamatan Penukal Abab Kabupaten Pali, nyaris tewas dipukuli warga di Prabumulih, Selasa (24/9/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH-Kasmin (31 tahun), warga Desa Gunung Ayu Kecamatan Penukal Abab Kabupaten Pali, nyaris tewas dipukuli.

Ia diseret oknum warga Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat kota Prabumulih.

Kasmin diringkus warga lantaran ulahnya melakukan pelemparan terhadap para Pelajar SMP Negeri 9 Prabumulih dan warga Kelurahan Gunung Kemala yang melintas dikawasan Jalan Raya Gunung Kemala, Selasa (24/9/2019) sekitar pukul 07.30.

Warga yang kesal dengan ulah pelaku yang melempari menggunakan batu ketika melintas lalu meringkus pelaku dan menghakimi pelaku.

Sesalkan Tindak Represif Aparat Terhadap Demo Mahasiswa di Palembang, Ini 5 Sikap KAHMI

Ketika memukul dan menyeret pelaku yang telah diikat menggunakan tali itu, datang Bhabinkamtibmas dan anggota Reskrim Polsek Prabumulih Barat.

Polisi menenangkan warga, kemudian mengamankan pelaku ke Mapolsek Prabumulih Barat.

Setelah diusut, Kasmin melakukan perbuatan itu karena mengalami ganguan jiwa.

Kasmin tak bisa diproses hukum, hanya dikembalikan kepada keluarga.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Mursal Mahdi didampingi Kanit Reskrim Ipda Darmawan SH mengatakan, pelaku diamankan warga katena mengganggu ketertiban umum.

Doa Memohon Kesembuhan Saat Sakit, Untuk Diri Sendiri dan Orang lain, Bacaan Arab dan Latin

"Setelah pihak keluarga dan warga kita panggil ternyata diketahui jika pelaku mengalami gangguan kejiwaan sehingga tidak bisa kita proses," katanya ketika dikonfirmasi melalui handphone.

Darmawan menuturkan, kerusuhan yang dilakukan oleh pelaku bermula ketika Kasmin diturunkan oleh sopir travel yang datang dari arah Prabumulih menuju Kabupaten Pali dikawasan simpang Gunung Kemala.

"Setelah diturunkan pelaku terlihat berjalan kaki. Entah mengapa, tiba-tiba pelaku mengamuk dan melempar orang yang lewat maupun melempari rumah warga yang dilewatinya," ujarnya.

Setelah itu warga memberitahu pihaknya dan langsung mengamankan pelaku, namun setelah warga dan keluarga dimintai keterangan diketahui pelaku mengalami gangguan kejiwaan sehingga tidak bisa diproses.

"Pelaku tidak bisa kita proses karena mengalami gangguan kejiwaan," bebernya.

Sumsel Berpotensi Hujan Sampai 27 September, Ini Penjelasan Lengkap BMKG

Teks foto IST : Warga ketika mengikat dan menyeret Kasmin karena melempari pejalan kaki dan rumah warga. Kasmin diketahui mengalami gangguan kejiwaan sehingga tidak bisa diproses hukum.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved