Karhutla 2019

Jerita Hati Silvia, Takut Anak-anak di OKI Terkena ISPA Akibat Asap Pekat 2 Minggu Ini

-Kondisi udara hari ini masih belum sehat, kabut asap akibat kebakaran hutan lahan dan kebun masih menyelimuti sebagian wilayah pulau Sumatera

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Winando Davinchi
Anak-anak Desa Sedyomulyo, Kacamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir yang setiap harinya terpapar Kabut asap akibat Kebakaran hutan, kebun dan lahan. 

TRIBUNSUMSEL, KAYUAGUNG-Kondisi udara hari ini masih belum sehat, kabut asap akibat kebakaran hutan lahan dan kebun masih menyelimuti sebagian wilayah pulau Sumatera dan Kalimantan.

Bahkan kualitas udara di Palembang pada pagi tadi berada di level berbahaya.

Pemerintah mengizinkan beberapa sekolah meliburkan siswa-siswinya untuk mengantisipasi supaya para siswa tidak terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Lalu bagaimana dengan daerah lain yang masih masuk wilayah Sumatra Selatan (Sumsel) ?

Anak-anak di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) sudah mulai mengeluh terpapar kabut asap yang dapat menyebabkan ISPA.

Warga Banyuasin Ini Diamankan Polisi, Bakar Lahan Hingga Merambat ke Lahan Tetangga

"Anak saya dua masih kecil-kecil semua, yang pertama masih TK umur 6 tahun yang kedua umur 3 tahun."

"Saya khawatir sampai sekarang kabut asap masih terus ada, tapi anak saya harus sekolah tiap hari," ungkap Silvia salah satu warga yang mengeluhkan kabut asap, Senin (23/9/2019).

Sedangkan jarak tempat tinggalnya yang beralamat di Desa Sedyo Mulyo, Kecamatan Mesuji Raya OKI dengan lokasi kebakaran di daerah Sepucuk tidak terlalu jauh.

Warga desa sangat merasakan asap kiriman akibat kebakaran lahan, hutan, dan perkebunan.

"Daerah OKI kan yang termasuk cukup luas terbakarnya, sudah sekitar satu bulan di sini ada asap kiriman, cuman yang paling terparah sejak dua minggu terakhir apalagi saat kebakaran di daerah sepucuk," tandasnya.

Silvia juga menambahkan kalau selama asap ini, anak-anaknya selalu dipakaikan masker.

Tapi menurutnya masih saja penyakit ISPA mengancam keberadaan anak-anaknya.

BREAKING NEWS; Sebagian Wilayah Mulai Turun Hujan, Diperkirakan Sampai Pukul 16.00 WIB

"Anak saya yang TK kan harus sekolah, saya lihat kondisi asapnya terlebih dulu kalau sangat pekat lebih baik anak saya tidak usah berangkat sekolah. Kalau asapnya masih normal saya pakaikan masker,"

"Tapi sayangnya masker yang saya pakaikan hanya masker biasa yang tipis itu, bukan masker asli untuk asap kebakaran. Semoga masih bisa menghalangi asap masuk ke hidung anak saya," jelasnya.

Sebagai orang tua, Silvia khawatir dengan kondisi kesehatan anaknya karena sudah lama tidak menghirup udara sehat dan segar.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved