Berita Prabumulih

Pemkot Prabumulih Akan Ekspor Tenaga Kerja, Siapkan Pelatihan Bahasa Asing

Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengungkapkan pihaknya kedepan akan membidik pasar tenaga kerja luar negeri

Pemkot Prabumulih Akan Ekspor Tenaga Kerja, Siapkan Pelatihan Bahasa Asing
Tribun Sumsel/ Edison
Walikota Prabumulih Ridho Yahya 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengungkapkan pihaknya kedepan akan membidik pasar tenaga kerja luar negeri dengan memfasilitasi kaum muda mengikuti pelatihan bahasa dan keahlian.

Ide itu disampaikan orang nomor satu di kota Prabumulih itu lantaran prihatin di Prabumulih maupun di seluruh Indonesia jika jumlah lulusan sekolah dengan lapangan pekerjaan tidak berimbang hingga membuat angka pengangguran terus bertambah.

"Tidak hanya di Sumsel tapi di Indonesia sekarang ini tidak berimbang, jumlah kuota PNS hanya sekitar 1000, sementara tamatan sekolah lebih 5000."

"Itu artinya tidak berimbang dan kedepan pasti pengangguran makin banyak," ungkap Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM dihadapan wartawan ketika memberikan sambutan dalam pelatihan bahasa di pendopo rumah dinas walikota.

Dendri Warga OKI Tega Memperkosa Adik Sepupu Istrinya Hingga Hamil 3 Bulan

Ridho mengatakan, dengan latar belakang itu maka pihaknya kedepan akan mulai melirik peluang pasar tenaga kerja di luar negeri dengan mengekspor tenaga kerja yang memiliki keahlian.

"Kita harus berpikir demikian sehingga tenaga kerja kita bisa bersaing di luar negeri dan mendapatkan pekerjaan," katanya.

Adapun langkah akan dilakukan agar pasar tenaga kerja luar negeri bisa menerima tenaga Prabumulih, Pemerintah tentu harus memberikan pelatihan-pelatihan khususnya mengenai bahasa.

"Jika tenaga kerja mau bekerja ke jepang tentu harus menguasai bahasa jepang, begitu juga negara lainnya minimal menguasai bahasa inggris sehingga bisa ditarik bekerja," lanjutnya.

Nadia Gadis Penderita Kelainan Genetik di OKU Dirujuk ke Palembang, Ini Kondisinya Sekarang

Suami Suryanti Ngesti Rahayu ini menuturkan, pihaknya juga akan menganggarkan dana untuk membuka pelatihan bahasa dengan menggelar pelatihan bahasa.

"Kalau tidak menyalahi aturan pemerintah siap menganggarkan dana untuk mendatangkan guru bahasa sesuai pangsa pasar tenaga kerja yang dibidik, misalnya target mau dikirim ke Jepang kita siapkan ahli bahasa Jepang," ungkapnya.

Tidak hanya pelatihan bahasa, pihaknya juga selama ini melalui dinas tenaga kerja melakukan pelatihan kemampuan sesuai dikehendaki untuk di kota Prabumulih maupun di luar.

"Untuk warga kota Prabumulih sendiri selama ini kita berikan pelatihan sesuai dikehendaki dan diberikan alat usaha, target kita melakukan pelatihan khusus di Prabumulih bukan lagi menjadi pekerja namun membuka lapangan usaha bisa menarik pekerja sehingga pengangguran terus berkurang," harapnya.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved