Irjen Firli Ketua KPK

Ditanya Tentang Revisi UU KPK, Ini Komentar Irjen Firli

Terpilihanya Irjen Firli sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berbarengan dengan revisi UU KPK

Ditanya Tentang Revisi UU KPK, Ini Komentar Irjen Firli
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Kapolda Sumsel Irjen Firli terpilih sebagai Ketua KPK dijumpai di Bandara SMB II Palembang, Jumat (13/9/2019) malam 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Terpilihanya Irjen Firli sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berbarengan dengan revisi UU KPK.

Sebagai Ketua KPK terpilih, Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri enggan mengomentari terkait Revisi UU KPK yang dilakukan DPR RI.

Ia hanya menjelaskan, dalam proses penegakan hukum ada tujuan.

Tujuan penegakan hukum dan syarat penegakan hukum pastinya berdasarkan hukum itu sendiri.

"Syarat efektifnya adalah hukum itu sendiri. Aparat penegak hukum, sarana dan fasilitas penegakan hukum, budaya hukum itu harus ada untuk mencapai penegakan, mewujudkan kepastian, keadilan, rekayasa sosial perubahan perilaku," ungkap Irjne Firli.

Ketua KPK Irjen Firli Sosok Petarung Lahir dari Desa Terpelosok di OKU, Yatim Sejak Kecil

Dengan penegakan hukum yang dilakukan, dapat menimbulkan pemanfaatan. Karena syarat kepastian hukum adalah hukum itu sendiri.

"Saya tidak mau mengomentari tentang revisi UU KPK. Itu hak inisiatif DPR dan pemerintah," tegas Firli.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.

Irjen Firli akhirnya memberikan pernyataan setelah ditetapkan Komisi III DPR RI sebagai ketua KPK.

Irjen Firli dari hasil voting yang dilakukan Anggota Komisi III meraih 56 suara.

Halaman
123
Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved