PON Papua 2020

Catur Sumsel Optimis Sumbang Medali di PON Papua 2020, Atlet Putri Jadi Andalan

Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sumatera Selatan optimis dapat sumbangkan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020

Catur Sumsel Optimis Sumbang Medali di PON Papua 2020, Atlet Putri Jadi Andalan
Tribun Sumsel/ Weni Wahyuni
Sekum Percasi Sumsel, Mursili 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sumatera Selatan optimis dapat sumbangkan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua.

Sebelumnya pada PON 2016 di Jabar, Catur menyumbangkan perak untuk Sumsel.

"Dengan atlet yang ada kita optimis dapat sumbang medali, terutama di putri karena saat PON Jabar, mudah-mudahan juga dapat medali di Papua," kata Sekretaris Umum Percasi Sumsel, Mursili, Jumat (13/9/2019).

Mursili melanjutkan apalagi tim catur putri Sumsel sudah dalam tahap senior dan sudah sering tanding di luar negeri sehingga dirinya optimis catur dapat sumbangkan medali.

"Atlet yang dikirim nanti sama dengan atlet yang pernah di PON baik putra maupun putri karena yang junior masih belum mampu saingi senior," jelasnya.

Balikpapan Belajar Cara Pemberian Bonus Atlet ke Pemprov Sumsel

Sebelum itu, sambung Mursili Sumsel akan mengirimkan atlet putra dan putri ke Pra PON dan Porwil.

Pra PON akan digelar pada 20-26 November mendatang di Tanah Karo Sumatera Utara.

Sementara Pekan Olahraga WIlayah (Porwil) Sumatera akan digelar 5-9 November di Bengkulu.

"Di Pra PON kita kirimkan 4 putri dan Porwil kirimkan 5 putra. Mereka sudah siap berangkat," ujar Mursili.

Untuk persaingannya, sambung Mursili pada Pra PON kontingen Sumatera Barat dan Jambi yang berat, sementara beregu Riau dianggap berat.

Atlet Palembang Peraih Medali Emas Porprov Prabumulih 2019 Dijanjikan Bonus Rp 15 Juta

"Untuk beregu putri kita memang mendominasi," terangnya.

Untuk atlet yang dikirim, lanjut Mursili adalah atlet yang sudah masuk di Sriwijaya 2020 yang sudah terbentuk beberapa waktu lalu.

"Rata-rata senior karena atlet junior yang naik menjadi senior masih belum bisa bersaing dengan atlet yang lama," tukasnya.

Penulis: Weni Wahyuny
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved