Berita Lubuklinggau

Mengenal Sosok Kepala BNN Lubuklinggau AKBP Himawan, Akan Bekerja Maksimal Berantas Narkoba

AKBP Himawan resmi ditunjuk Badan Narkotika Provinsi (BNNP) Sumatra Selatan (Sumsel) sebagai pelaksana tugas (Plt) Badan Narkotika Kota Lubuklinggau

Mengenal Sosok Kepala BNN Lubuklinggau AKBP Himawan, Akan Bekerja Maksimal Berantas Narkoba
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
AKBP Himawan resmi ditunjuk Badan Narkotika Provinsi (BNNP) Sumatra Selatan (Sumsel) sebagai pelaksana tugas (Plt) Badan Narkotika Kota Lubuklinggau. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-AKBP Himawan resmi ditunjuk Badan Narkotika Provinsi (BNNP) Sumatra Selatan (Sumsel) sebagai pelaksana tugas (Plt) Badan Narkotika Kota Lubuklinggau.

Pelantikan telah dilakukan beberapa waktu lalu di Palembang oleh Kepala BNN Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Brigjen Pol Drs John Turman Panjaitan di Kantor BNN Provinsi Sumsel.

Himawan sebelumnya menjabat Koordinator Tenaga Pendidik SPM Betung, di BNN Linggau.

Ia menggantikan AKBP Edi Nugroho yang dipromosikan pindah ke Polda Sumsel.

Himawan mengatakan, akan melanjutkan program kepemimpinan pendahulunya.

Karena ia menggangap pimpinan yang lama telah sukses membawa perubahan di BNN Kota Lubuklinggau.

Mengenal Daerah Tulung Selapan yang Katanya Banyak Pembobol Bank, Aplikasi Fintech dan Tipu Nasabah

"Apa yang telah baik akan saya lanjutkan, baik itu pencegahan, pemberantasan," kata Himawan pada wartawan, Kamis (12/9/2019).

Mantan Wakapolres Musi Banyuasin (Muba) ini mengaku akan menjalankan tugas sesuai arahan BNN Provinsi Sumsel, kemudian bekerjasama, berkoordinasi dengan instansi terkait.

"Supaya pelaksanaan program kerja bisa lebih baik. Maka tahap awal ini akan lebih kepada koordinasi pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi," paparnya.

Mantan alumni Perwira Sumber Sarjana tahun 2000 ini mengatakan jika Kota Lubuklinggau sebagai daerah perlintasan pengendara ke Bengkulu, Jambi, Palembang dan sekitarnya.

Mengenal Wahyu Budi Pratama, Pria 22 Tahun Ini Jadi Anggota DPRD Termuda se-Sumsel

"Sebagai daerah perlintasan memang rawan jadi tempat penyimpanan sementara barang haram jenis narkoba."

"Maka tugas kami dalam pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi akan kami laksanakan secara optimal," ujarnya.

Untuk itu, pemberantasan narkoba tidak bisa mengandalkan satu atau dua instansi saja. Kami butuh peran seluruh lapisan masyarakat.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved