Berita Palembang

Butuh Rp 500 Miliar Pasang Jaringan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) ke Rumah Pelanggan

Pemerintah Kota Palembang membutuhkan dana Rp 500 miliar untuk memasang jaringan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL)

Butuh Rp 500 Miliar Pasang Jaringan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) ke Rumah Pelanggan
Tribun Sumsel/ Abriansyah Liberto
LEWATI PIPA - Sejumlah warga melewati pipa untuk pembangunan proyek pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di Kawasan 16 ilir, Palembang, Senin (19/11/2018). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pemerintah Kota Palembang membutuhkan dana Rp 500 miliar untuk memasang jaringan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) ke rumah pelanggan.

Untuk jaringan IPAL utama sudah selesai dilakukan.

Saat ini Pemkot Palembang akan melakukan tahapan pembangunan selanjutnya.

Proyek pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Sei Selayur masuk tahap tender.

Jika tidak ada halangan Januari 2020 pelaksanaan kontrak kerja.

Kepala Dinas Pengerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, Ahmad Bastari Yusak, mengatakan, bantuan dana Australia untuk IPAL perkotaan sebesar 45 juta Dolar atau Rp450 miliar untuk instalasi dan booster pom.

Sumsel Minta Tambah 10 Helikopter Water Bombing, Belum Mau Minta Bantuan Luar Negeri

Sedangkan untuk jaringan ke rumah, Pemkot Palembang masih membutuhkan Rp500 miliar.

Pihaknya sudah menerima bantuan dari pusat Rp200 Miliar dan sharing dana Provinsi dan kota sebesar Rp300 miliar.

“Dana dari pusat sudah berjalan, yakni pembangunan pipa induk dari pusat kota ke lokasi IPAL sepanjang 8 km,” kata Bastari, Kamis (12/9) seusai menerima kunjungan perwakilan Australia di Rumah Dinas Tasik Palembang.

Bastari mengatakan, untuk pengerjaan tahapan selanjutnya membutuhkan waktu tiga bulan untuk tender.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved