Berita Palembang
Butuh Rp 500 Miliar Pasang Jaringan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) ke Rumah Pelanggan
Pemerintah Kota Palembang membutuhkan dana Rp 500 miliar untuk memasang jaringan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL)
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pemerintah Kota Palembang membutuhkan dana Rp 500 miliar untuk memasang jaringan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) ke rumah pelanggan.
Untuk jaringan IPAL utama sudah selesai dilakukan.
Saat ini Pemkot Palembang akan melakukan tahapan pembangunan selanjutnya.
Proyek pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Sei Selayur masuk tahap tender.
Jika tidak ada halangan Januari 2020 pelaksanaan kontrak kerja.
Kepala Dinas Pengerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, Ahmad Bastari Yusak, mengatakan, bantuan dana Australia untuk IPAL perkotaan sebesar 45 juta Dolar atau Rp450 miliar untuk instalasi dan booster pom.
• Sumsel Minta Tambah 10 Helikopter Water Bombing, Belum Mau Minta Bantuan Luar Negeri
Sedangkan untuk jaringan ke rumah, Pemkot Palembang masih membutuhkan Rp500 miliar.
Pihaknya sudah menerima bantuan dari pusat Rp200 Miliar dan sharing dana Provinsi dan kota sebesar Rp300 miliar.
“Dana dari pusat sudah berjalan, yakni pembangunan pipa induk dari pusat kota ke lokasi IPAL sepanjang 8 km,” kata Bastari, Kamis (12/9) seusai menerima kunjungan perwakilan Australia di Rumah Dinas Tasik Palembang.
Bastari mengatakan, untuk pengerjaan tahapan selanjutnya membutuhkan waktu tiga bulan untuk tender.
"Alhamdulillah sudah dapet tiga kontraktor, yakni terdiri dari Jo Cina-Cina 1 dan Jo Australia dan Indonesia ada 2,” kata dia.
Sedangkan lanjut Bastari, rencana 21.700 sambungan difokuskan ke Ilir Barat, Bukit Kecil, Ilir Timur, Kalidoni dan Kemuning.
• Ketua TP PKK Banyuasin dr Fitriyanti Askolani Bagikan Obat Cacing untuk Siswa TK Al-Fatih
“Kalau sudah diserahkan, pengelolaannya ke PDAM Tirta Musi,” imbuhnya.
Sementara itu Kenselor Tata Kelola Ekonomi dan Infrastruktur, Anna Mc Nicol mengatakan, tujuan kunjungannya untuk menyerahkan kerjasama serta penyampaian tidak keberatan bantuan dana Australia untuk pembangunan IPAL skala kota di Sei Selayur.
Dia mengatakan, nilai total kerjasama IPAL sebesar 109 juta dolar untuk 13 Kota di Indonesia.