Masih Ada Oknum Warga Buang Sampah di Aliran Sungai

Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam terus berupaya untuk mengajak masyarakat melakukan budaya tertib membuang sampah di waktu

Masih Ada Oknum Warga Buang Sampah di Aliran Sungai
SRIPO/WAWAN SEPTIAWAN
Sampah yang dibuang oknum tidak bertanggung jawab dikawasan Saluran Irigasi Ayek Dusun Baru Kota Pagaralam, Selasa (10/9/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam terus berupaya untuk mengajak masyarakat melakukan budaya tertib membuang sampah di waktu yang sudah ditetapkan Pemkot Pagaralam. Waktu buang sampah yang ditetapkan Pemkot yaitu dua kali dalam satu hari.

Untuk waktu buang sampah dipagi hari yaitu mulai Pukul 06.00 WIB sampai pukul 08.00 WIB. Sedangkan waktu buang sampah disore hari yaitu mulai pukul 15.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB. Penetapan waktu buang sampah ini diterapkan Pemkot agar tidak terjadi penumpukan sampah dikawasan permukiman warga.

Namun berdasarkan pantauan sripoku.com, Selasa (10/9/2019) menyebutkan, masih saja ada oknum warga yang tidak menaati aturan yang dibuat Pemkot tersebut. Akibatnya banyak tumpukan sampah dikawasan jalan protokol.

Bahkan parahnya lagi, masih ada oknum warga yang sengaja membuang sampah dialiran sungai dan irigasi karena malas membuang sampah diwaktu yang sudah ditetapkan Pemkot Pagaralam.

Wakil Walikota Pagaralam, Muhammad Fadli sangat menyayangkan hal tersebut. Pasalnya kemauan Pemkot Pagaralam menuntaskan masalah sampah di Pagaralam masih tidak didukung oleh sekumlah oknum masyarakat.

"Kami sangat menyayangkan, karena jika masyarakat tidak ikut serta mensukseskan program penanggulangan masalah sampah ini maka tidak akan selesai," ujarnya.

Seharusnya program yang telah diluncurkan pemerintah harus didukung. Ditambah aturan yang telah dibuat oleh Pemkot tidak memberatkan masyarakat, karena masyarakat hanya diminta membuang sampah pada waktu yang sudah ditentukan.

"Masyarakat hanya diminta membuang sampah ditepi jalan pada waktu yang sudah ditentukan. Nantinya sampah akan diambil oleh petugas. Jadi sangat tidak memberatkan masyarakat," katanya.

Terkait masih adanya oknum warga yang membuang sampah dialiran sungai dan irigasi Wawako menilai bahwa oknum tersebut tidak menjaga lingkungan. Pasalnya dengan banyaknya tumpukan sampah di aliran sungai dan irigasi bisa menjadi pemyebab banjir.

"Bahkan tumpukan sampah bisa menjadi sarang penyakit karena akan menimbulkan bau busuk. Apalagi jika sangai atau irigasi tempat membuang sampah ada dilingkungan pemukiman bisa menyebabkan banyak warga yang sakit," jelasnya.

Pihaknya berharap masyarakat bisa ikut dan menaati aturan pemerintah agar masalah sampah di Pagaralam bisa cepat teratasi.(SP/one)

Tags
Sampah
Editor: Ray Happyeni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved