Berita Gubernur Sumsel

Gubernur Sumsel Ingin Melebung Ikan Dikemas Menjadi Wisata Baru di Sumsel

Menurut Deru, tradisi melebung ini tak sekedar menjaga silaturahmi dengan cara menangkap ikan bersama

Gubernur Sumsel Ingin Melebung Ikan Dikemas Menjadi Wisata Baru di Sumsel
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia mengunjungi tambak ikan dalam rangka panen ikan bersama-sama (melebung) di Desa Ulak Segelung Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (8/9/2019) siang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, OGANILIR-Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia mengunjungi tambak ikan dalam rangka panen ikan bersama-sama (melebung) di Desa Ulak Segelung Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (8/9/2019) siang.

Tak segan-segan dirinya langsung mengambil jaring ikan untuk langsung menangkap sendiri.

"Saya sengaja datang ke sini menyisihkan waktu disela-sela kesibukan melayani masyarakat untuk datang ke sini,"ungkapnya.

Tampak hadir juga Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, Wakil Ketua TP PKK Fauziah Mawardi Yahya, dan pejabat Pemprov Sumsel beserta anak dan cucu Gubernur Sumsel ikut melebung ikan.

Menurut Deru, tradisi melebung ini tak sekedar menjaga silaturahmi dengan cara menangkap ikan bersama.

Tapi sudah menjadi kearifan lokal yang kaya manfaat.

"Harapan saya kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten apalagi ini termasuk kampungnya Pak Wagub, bahwa melebung ini harus dipertahankan karena ini budaya yang diawali oleh leluhur kita, ini kearifan lokal juga,"katanya.

Tak hanya sebagai jalinan silaturahmi, menurutnya melebung ini sebagian ini juga menjadi mata pencarian bagi masyarakat.

Malah ke depan tradisi ini berpotensi menjadi wisata asal pintar mengemasnyam

Melebung juga sangat ramah lingkungan, karena menangkap ikan secara bersama-sama tanpa merusak kelestarian alam maupun habitat ikan itu sendiri.

Karena melebung bukan meracun ataupun lainnya taoi ikan dibesarkan kemudian kalau sudah besar diambil dan dikonsumsi atau dijual.

"Ikan salah satu pencarian bagi masyarakat sekitar, begitu juga Dinas Perikanan Sumsel kita sedang memberikan bantuan terutamanya ilmu pengetahuan kepada kelompok-kelompok ini agar bagaimana ikan ini bisa terjaga utamanya habitatnya, karena sebgaian ikan sudah langkah,"sambungnya.

Tak hanya itu, dia meminta kepada masyarakat bagaimana membesarkan ikan ini tanpa harus tercemari makan-makanan yang mengandung bahan olahan apalagi mengadung kimia. (rel)

Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved