Gubernur Herman Deru Jadi Warga Kehormatan PSHT Pusat Madiun Pertama di Indonesia

ubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri Wisuda dan Pengesahan Calon Warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)

Gubernur Herman Deru Jadi Warga Kehormatan PSHT Pusat Madiun Pertama di Indonesia
ISTIMEWA
Gubernur Hadiri Pengesahan 1.658 Calon Warga PSHT Cabang OKU Timur 

*  Gubernur Hadiri Pengesahan 1.658 Calon Warga PSHT Cabang OKU Timur 

OKU TIMUR- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri Wisuda dan Pengesahan Calon Warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang OKU Timur  Pusat Madiun Tahun 2019. Dipusatkan di Padepokan PSHT Desa Tugu Harum Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten OKU Timur, Jumat (6/9).

Dalam arahannya Gubernur Sumsel H. Herman Deru menegaskan, sudah 95 tahun PSHT berdiri, dan selama itu juga tidak ada rekam jejaknya yang jelek. Ini lanjut dia karena PSHT memiliki karakteristik tersendiri.

"Pertama organisasi PSHT tidak boleh bertentangan dengan agama yang kita anut, kedua PSHT tidak boleh bertentangan dengan Undang-undang dan ketiga PSHT dikenal dengan jiwa sosial dan kegotong royongannya. Inilah yang menjadikan Herman Deru memutuskan harus menjadi warga  PSHT sejak dua tahun lalu," tegas Herman Deru.

Dikatakannya, PSHT tidak memandang suku apapun ini merupakan kelebihan. PSHT harus menjadi kekuatan ekonomi, politik dan kekuatan pembangunan.

"PSHT terdiri dari semua kalangan, langkah kita dinilai juga oleh orang lain karena itu hindarilah penilaian orang dari kekuatan fisik.Tapi nilai juga daru intelektual atau otak," tandanya sembari menyebutkan dirinya akan memberikan satu unit mobil operasional ditingkat Provinsi.

Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi dikesempatan ini mengharapkan keberadaan PSHT membawa kemaslahatan bagi umat. 

"Kalau saya lebih ke usaha, bagaimana PSHT memiliki usaha untuk membiayai organisasi ini. Dengan pendirian koperasi Syariah. Saya akan bantu modalnya," tegas Kholid.

Ketua PSHT Cabang OKU Timur, Kang Mas Poniran dalam sambutannya PSHT berdiri pada Tahun 922 di Madiun sedangkan masuk ke OKU Timur pada Tahun 1987. 

"Seiring dengan kian banyaknya anggota kita masih memiliki kendala seperti tidak adanya kendaraan operasional untuk mengantar atlit yang hendak bertanding ke luar daerah," tegas Poniran.

Sedangkan Koordinator Perwakilan PSHT Sumsel, Ir. Sudarto yang membacakan  sambutan Ketua Pusat PSHT Maduan menungkapkan, diera globalisasi dewasa ini keluarga besar PSHT diharapkan tetap menjaga silaturahmi dengan tetap mengedepankan sikap tau benar dan salah. Dan tetap menjadi suritauladan yang baik bagi warga sekitar.

"Untuk Sumsel ada 6.000 calon warga baru PSHT yang tersebar di 18 Cabang di Sumsel," terangnya.

Sebelumnya Ketua Panitia Dra. Suwarti dalam laporannya menyebutkan,  Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru merupakan satu-satunya warga kehormatan PSHT Cabang OKU Timur  Pusat Madiun Tahun. 

"Pada malam hari ini kami laporkan pada Tahun  2019 PSHT Cabang  OKU Timur mengesahkan 1.658 calon warga PSHT. Dengan harapan menjadi warga PSHT yang militan, menjadi pendekar-pe dekar yang berbudi luhur dan bertakwa kepada ALLAH SWT," ucapnya.

Hadir dalam kesempatan inj, Bupati OKU Timur HM. Kholid Mawardi, Wakil Bupati OKU Timur, Fery Antoni dan unsur FKPD OKU Timur dan tamu undangan lainnya. (rel humas)

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved